Konsep (Yang Terbukti) Mampu Mengalahkan Facebook

Sejak Facebook mampu mengalahkan Google di kandangnya sendiri (US), dunia seolah hampir tak percaya. Bagaimana mungkin si raksasa Google bisa dikalahkan unique visitornya oleh situs anak baru kemarin ?

Ya, FB memang telah menjadi fakta internet yang tak terbantahkan. Terlepas dari masalah privacy dll, Facebook terus melaju mantap dengan target untuk mengalahkan Google di tingkat dunia.

Namun diam-diam, di belahan dunia lain yang cukup terpisah dari hiruk pikuk internet global yang didominasi big player, ada satu situs yang dari sisi kualitas yang lain mampu mengalahkan FB.

Tencent adalah situs jejaring sosial ala China yang berbeda konsep dengan FB. Kalau Baidu menempuh konsep mirip Google dan cenderung kopi paste konsep, maka Tencent mampu tampil beda dari pesaingnya di sektor social network ini.

Kalau FB berisi jejaring sosial pertemanan yang riil maka Tencent berisi jaringan sosial virtual. Di situs ini orang didorong untuk membuat karakter virtual dirinya dan berinteraksi untuk akhirnya memperjualbelikan barang-barang virtual di dunia maya. Barang virtual seperti games, hewan peliharaan virtual, dan ring tone. Tencent pada dasarnya adalah situs yang mendistribusikan program pengirim pesan instant (instant messenger), namun telah berkembang menjadi komunitas besar berbahasa China yang jumlah aktive usernya lebih besar daripada FB. (FB visitor 519juta, Tencent active user 523juta orang)

Perbedaan lainnya, kebanyakan market Tencent adalah mobile user, sedangkan FB masih didominasi Desktop PC.

Penggunaan IE Drop (hampir) 10%

Statcounter melaporkan turunnya penggunaan IE di seluruh dunia turun 9.8% dan USA turun sekitar 5%. NetApplications juga melaporkan turunnya usage IE sekitar 7% di seluruh dunia. Demikian juga Clicky.

Artinya ada pemain lain yang memperoleh kenaikan signifikan bulan in: Chrome. Sekarang market share Chrome mencapai 7%. Ini luar biasa, mengingat selama ini Chrome hanya memperoleh pasar 4% saja selama berbulan-bulan. Lompatan kenaikan pengguna Chrome ini nampaknya disebabkan oleh telah mulai stabilnya versi Mac dan Linux, sehingga rombongan pengguna baru bisa masuk. Juga versi open source dari Chrome yakni Chromium membuka peluang bagi komunitas untuk aktif mengembangkan code base ini lebih lanjut.

Selain itu, untuk aplikasi web, Chrome memang tampak nyata lebih cepat menampilkan web pages dibandingkan browser lain berkat engine javascript VP8 yang efisien dan bebas hang.

Mainkan Pacman di Google Sekarang!

Ada-ada saja Google: main pacman langsung di google.com :) Mainan masa kecil kami ini… langsung ke: http://google.com buruan karena hanya hari ini dan besok.

Tapi sebenarnya anda bisa terus memainkannya di http://www.google.com/logos/

Prediksi Bill Gates: Yang Tepat dan Meleset

Tahun 1995, Bill Gates menerbitkan sebuah buku yang berjudul “The Road Ahead”. Dimana di dalam buku ini Bill Gates menulis tentang prediksi-prediksinya mengenai teknologi. Meski tak semua terbukti, banyak pula yang tepat/terbukti.

1. Email akan menggantikan Meeting.=tepat dan tidak tepat,

Banyak pekerja menghabiskan 40% waktunya untuk membaca email terutama di pagi hari selama 2 jam sebelum memulai aktivitasnya, namun email banyak menyebabkan ketidakjelasan yang hanya bisa dipecahkan dengan face to face meeting/rapat.

2. Wallet PC=tepat

Ipad adalah buktinya, menyusul Google Android Tablet. Bill Gates mendeskripsikan sebuah perangkat yang mudah dibawa dan dioperasikan sebagai pengganti buku agenda.

3. Koneksi kabel akan mengalahkan wireless kabel=tidak tepat.

Alasan Bill Gates adalah bahwa wireless network akan mahal dari segi infrastruktur. Namun yang luput dari prediksinya adalah bahwa perkembangan teknologi 3G dan 4G menyebabkan per dollar kilobytes menjadi lebih murah karena kecepatan transfer yang bebas masalah geografis, tak seperti jaringan kabel.

4. Videoconferencing=tepat

Bill Gates memprediksi hadirnya Web Cam. Sekarang sudah umum ditemui di laptop/netbook/smartphone.

—————————-

Dengan menerbitkan buku tersebut, Bll Gates memperoleh pembayaran di muka sebesar $2,5 juta, (tahun 1995) dari Penerbit Viking Penguin.

Yang menarik, review dari Time Magazine mungkin menyiratkan ketakutan terbesar Bill Gates terhadap perkembangan internet yang mengancam bisnisnya:

Gates is as fearful as he is feared, and these days he worries most about the Internet, Usenet and the World Wide Web, which threaten his software monopoly by shifting the nexus of control from stand-alone computers to the network that connects them. The Internet, by design, has no central operating system that Microsoft or anybody else can patent and license. And its libertarian culture is devoted to open—that is to say, nonproprietary—standards, none of which were set by Microsoft. Gates moved quickly this year to embrace the Net, although it sometimes seemed he was trying to wrap Microsoft’s long arms around it.

Terjemahannya :

Gates ketakutan sebagaimana ia juga ditakuti, dan hari-hari ini dia paling khawatir tentang internet, Usenet dan World Wide Web, yang mengancam monopoli software-nya dengan menggeser kontrol dari komputer stand-alone ke jaringan yang menghubungkan mereka. Internet telah didesain, tidak memiliki sistem operasi pusat yang Microsoft atau orang lain dapat mematenkan dan melisensikannya. Dan kultur kebebasan diarahkan untuk terbuka,artinya, nonproprietary, tak satu pun yang ditetapkan oleh Microsoft. Gates bergerak cepat tahun ini untuk merangkul Net, meskipun kadang-kadang tampak ia berusaha untuk merengkuhkan lengan panjang Microsoft di sekitarnya.

Video Bagus Tentang HTML5 di Sports Ilustrated Terbaru

Datangnya era internet di wilayah penerbitan majalah mendatangkan pilihan yang sulit bagi editor majalah untuk merangkum berita menarik pada media yang berbeda karakterisitiknya.

Namun Sports Ilustrated telah membangun web site yang berjalan di Android Market yang menakjubkan, seperti terlihat pada video berikut:

Tak cukup dengan image yang bisa di klik (yg ternyata video) Sports ilustrated juga menampilkan format periklanan baru.

Apakah itu ? Aplikasi web sebagai iklan interaktif.

Misalnya dalam video tsb dicontohkan mengenai kamera untuk memotret olahragawan tsb ditampilkan sebagai link untuk menjalankan sebuah aplikasi web. Dimana dengan aplikasi tersebut, seorang pengunjung bisa menukar lensa dengan pilihan lensa yang tersedia. Dan langsung melihat hasilnya jika foto tersebut diambil dengan lensa tertentu. Baik dengan zoom maupun tidak. Menakjubkan :) .

Kemudian tersedia link menuju Google Maps yang akan menunjukkan dimana bisa membeli kamera tersebut lengkap dengan perbandingan harganya.

Aplikasi Web dengan HTML5 sebagai alat untuk periklanan ! Ide bagus.

Bye Bye TV, Hello Google TV!

Hari ini, Google meluncurkan Google TV. Alat baru yang merupakan TV yang tidak sekedar TV biasa. Alat ini dilengkapi program yang berjalan via internet. WIFI, etc.

Google TV akan punya HDMI, Intel CE4100 processor, keyboards, dan handset Android devices bisa berfungsi sebagai remote

Voice search ! untuk mencari konten dan mengirimkan konten dari handphone untuk disimpan di TV. Software Google TV ini berbasis Android dengan Chrome web browser yang support Flash 10.1.

Karena ini Android maka Android Market — semua aplikasi non handphone bisa jalan di Google TV. Tahun depan akan diluncurkan Google TV-specific Android SDK bersamaan dengan peluncuran Android Market untuk Google TV.

Kalau anda punya games bisa juga diport ke Android :)

Jika Kekuasaan Facebook Terlalu Besar

Begitu suksesnya facebook dalam perolehan user mengakibatkan sorotan terhadap apa yang (akan) dilakukan Facebook terhadap data yang dimilikinya.

Logika gampangnya, facebook akan memasang semacam program agar data tersebut berguna dan bisa dijual.

Baru-baru ini WSJ (Wall Street Journal) merilis laporan yang mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa sebagian besar user tidak menyadari User’s Agreement sewaktu mereka mendaftar mengakibatkan mereka tidak punya hak apapun terhadap privasi mereka.

Ketika iklan diklik, pihak pemasang iklan akan memperoleh data mengenai :

1. Username yang melakukan klik iklan

2. Siapa teman-teman mereka.

(dan berikutnya yang terlintas di pikiran kami : mengapa username X tidak membeli produk kami tapi mengklik iklan kami ? Siapa teman2 mereka ? )

Wow!

Android Tablet !

——–

Name : Nvidia’s Tegra 2

Manufacturer : Nvidia

Size : 8.9-inch tablet,

Chip : a dual core ARM Cortex A9 (chip yang lebih baik drpd iPad’s A4)

RAM : 1 gig of RAM (iPad’s=512)

Harga : Belum ada. Masih sample. Rencana harga $300-$400.

Lain-lain :two USB ports, dan a front-facing camera.

Link : http://gizmodo.com/5543026

———–

Pilih mana iPad yang simple tapi closed source atau Android yang kaya aplikasi dan open source ?

Segudang Font Bagus dari Google

Google menggaji secara khusus desainer-desainer font untuk menghasilkan font yang disumbangkan untuk kemajuan web.

Tulisan/huruf yang secara ilmiah telah diuji agar mudah dibaca telah disertakan dalam directory font ini, dan untuk menggunakannya cukup mengembednya ke dalam site anda dengan kode ini:

<link href=’http://fonts.googleapis.com/css?family=Cantarell’ rel=’stylesheet’ type=’text/css’>

lalu di css anda (misalnya) :

h1 { font-family: ‘Cantarell’, arial, serif; }

———–

Screenshhot font:

——–

Linknya: http://code.google.com/webfonts

Apple vs Flash, dan Pemenangnya adalah …

Google ! Lho Kok ?

Setelah Steve Jobs menolak platform flash dan mendukung H.264 sebagai standar codec video di seluruh produk apple. Lalu Adobe membalas dengan iklan I love Apple, perkembangan terbaru yang ada adalah Google berhasil merangkul Firefox dan Opera untuk mendukung format video baru (dan tentu saja Chrome web browser).

Namanya adalah WebM Project. Codecnya adalah hasil akuisisi Google terhadap On2. Jika performa H.264 hanya setara dengan teknologi V6  dari On2 Technologist, maka Codec WebM ini diturunkan langsung dari teknologi yang lebih maju yakni teknologi V8 dari On2 teknologi. Hasil kompresinya mencapai 40% dari sebelumnya!

Donasi Google terhadap gerakan Open Source ini tentu bukan tanpa pamrih :) . Daripada terlibat pusaran konflik Apple dan Adobe, Google memilih untuk membuat Codec baru yang jauh lebih maju sehingga keunggulan teknologi akan menjadi mantra bagi semua pelaku web video untuk mengikuti arus baru yang dikendalikan Google.

Dengan terbitnya codec open source yang lebih canggih ini, dan telah didukung aktor-aktor utama, tinggal Microsoft dan Apple yang belum mengumumkan keikutsertaannya, meskipun mungkin cuma masalah waktu.

So, be it: Apple Safari, Microsoft, dan Adobe, semua akan berada dibelakang Google dalam urusan web codec untuk HTML5 ini.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.