Figur blogger sukses kita kali ini memiliki situs yang berada di papan tengah di jajaran 100 blog paling ngetop sedunia. Blognya berisi hal-hal unik dan menarik dari segala penjuru internet … Lanjut membaca
Senada dengan tulisan kami sebelumnya mengenai strategi Google vs Microsoft, dua berita terakhir mengenai deal barter Yahoo-Microsoft yang mengindikasikan kecenderungan Microsoft untuk ‘bergabung’ dengan internet (dan bukan melawannya), lalu berita … Lanjut membaca
Setidaknya 2 industri besar diramalkan akan mulai terganggu pasarnya jika teknologi baru temuan ilmuwan MIT ini dipasarkan secara massal 18 bulan lagi: 1. industri kabel listrik 2. industri baterai Kok? … Lanjut membaca
Mengapa konsep “A New Kind of Science” dari Prof Stephen Wolfram oleh sebagian analis diramalkan sebagai “Hal Besar Berikutnya” dari ilmu pengetahuan setelah Metode Ilmiah dan Komputer? Konsep ini jika … Lanjut membaca
Seminggu yang lalu tech19 coba-coba menggunakan alat internet baru untuk mencari informasi secara online temuan Prof Stephen Wolfram yang tayang di : http://www.wolframalpha.com/index.html . Mengapa kami sebut alat dan bukan … Lanjut membaca
Google sedang testing layout baru untuk mengantisipasi twitter ? Nampaknya terinspirasi atau tidak bisa lepas dari format windows explorer yg menggunakan sisi kiri untuk kemudahan penjelajahan. Asyik juga bisa mengetahui … Lanjut membaca
Setelah menjajal Opera Turbo, kami ada kesempatan untuk mencoba produk labs lainnya dari Opera. 1. Browsing dengan kedipan mata Lumayan asyik juga untuk senam wajah. Masalahnya akan muncul mirip masalah … Lanjut membaca
Gagasan sangat menarik ini akhirnya berhasil diwujudkan para ilmuwan. Sebuah team dari ilmuwan Australia berhasil membuat alat massal bernama Emotiv dengan harga masuk akal untuk membaca pikiran manusia dan menghubungkannya … Lanjut membaca
Setelah mencicipi layanan kosmix.com selama 15 menit, barulah kami menyadari ini bakal jadi produk yang bagus. Analogi kami, kalau Yahoo adalah Factory Outlet, maka Kosmix adalah Hypermarket. Segalanya ada ada … Lanjut membaca
Sambil kuliah, co-founder Transfercar (New Zealand based) ini dulunya bekerja pada sebuah rental mobil untuk meneliti peluang online marketing. Saat itulah ia mendengar para manajer yang bercerita mengenai besarnya biasa … Lanjut membaca