20 Barang yang Tertinggal di Taksi Online (dengan Foto)

April 8, 2017 Tinggalkan komentar

Hanya untuk membuktikan bahwa Uber telah demikian merasuk ke dalam kehidupan manusia seluruh dunia, baru-baru ini Uber meluncurkan daftar barang-barang unik yang tertinggal di dalam mobil Uber, beberapa yang menarik perhatian tech19 sehingga iseng-iseng kami search google untuk mencari fotonya:

  1. Mantel film horror
    red-riding-hood-cape
  2. Kaca mata Harry Potter
    01583c46b633c50813f030afb8713d80_preview_featured
  3. Biola
    violins
  4. Batu Cinta
    rosequartz
  5. Saus Hijau Mentah / Salsa Verde
    salsa_verde_alamy_3399486b
  6. Pistol Kejut Listrik
    8188041975_915a7e9c32_o
  7. Tas Kantong Uang
    money-bag
  8. Wedding dress
    3d04a552-72ce-44cd-b700-290646d24904
  9. Skateboard
    nivia-skateboard
  10. Tiket Pesawat
    143351-401x299-airline-tickets
  11. Buku Crime and Punishment
    crime-and-punishment-book-cover
  12. Rompi anti peluru
    4164752
  13. Mesin asap
    28_3
  14. Palu Karet
    61r2truymkl-_sx355_
  15. Cincin Perkawinan
    210_dhdomr11025_1w
  16. Gitar
    h70301000001000-00-500x500
  17. Cek Gaji
    to-be-a-successful-leader-you-must-understand-the-basic-human-needs-ku9slz-clipart
  18. Kursi
    kursi
  19. Topi Kayu
    h027-cowboy-hat-s1
  20. Kereta bayi
    ptru1-22065439enh-z6

 

Iklan
Tag:

(Lagi) Ada Samsung di dalam Apple iPhone 8

April 2, 2017 Tinggalkan komentar

Judul tulisan ini bukanlah untaian puisi atau permainan kata-kata. Judul ini bermakna harafiah. Justru benar jika dikatakan ada merk Samsung menempel di (dalam) Apple iPhone 8.

Seperti kita ketahui, Samsung dikenal luas sebagai produsen handset Android yang merupakan kompetitor Apple iPhone di pasar global. Namun, meski dua perusahaan ini berebut kue pasar ponsel pintar (Samsung 20% dan Apple 15% pangsa pasar) rupa-rupanya mereka tetap melanjutkan kerjasama sebelumnya seperti halnya supply Samsung ram 2GB ke Apple iPhone 7 sebelum ini.

Kali ini, Samsung akan memasok layar OLED untuk iPhone 8 setelah Apple meneken kontrak pembelian 160 juta unit layar OLED merk Samsung dengan pembayaran dimuka untuk 60 juta unit senilai 4,3 milyar dolar.

Di mata Samsung, kesuksesan Apple, sebagiannya mungkin kesuksesan Samsung juga. Tetapi jika Samsung terlalu sukses, mungkin Apple akan menggencarkan tuntutan hukum terhadap Samsung. Seperti yang sudah-sudah. Tetapi ah .. ternyata tidak selalu.

do_you_love_iphone

 

3 Cara Membuat Graphene sendiri di rumah

Maret 11, 2017 Tinggalkan komentar

Graphene secara teoritis diprediksi oleh Phillip R. Wallace dalam karyanya yang bernama “The Band Theory Of Graphite”, diterbitkan di Physical Review pada tahun 1947. Graphene  sendiri secara fisik ditemukan cara pembuatannya pada tahun 2003 oleh Andre Geim dan Kostya Novoselov di University of Manchester Inggris UK, sebuah universitas yang merupakan “mafia noble” karena 25 orang lulusannya adalah pemegang nobel, dan hasilnya dipublikasikan di 2004. Untuk penemuan ini, mereka telah dianugerahi hadiah Nobel 2010 (bener kan :)). Andre Geim sendiri pernah memenangkan noble prize di tahun 2000.

Meskipun graphene banyak terdapat pada berbagai senyawa kristal sejak 1970-an, namun baru pada tahun 2003 itulah akhirnya graphene berhasil diisolasi/diekstrak. Sama seperti banyak penemuan, misalnya aspartame, viagra,  Amerika,  yang tak disengaja, Andre Geim dan Kostya Novoselov  menggunakan selotip biasa untuk memproduksi sejumlah kecil graphene. Hal ini penting untuk diketahui, karena sifat listrik dan fisik graphene yang jauh berbeda bila dalam keadaan bebas dibandingkan ketika dalam bentuk terikat pada struktur kristal pendukung.

  1. Pakai Isolasi/Selotip

1gradegraphene

Caranya adalah:

a. gunakan pensil biasa untuk membuat lapisan tebal grafit di atas kertas.

b. Kemudian gunakan selotip biasa, tempelkan dengan rapat-rapat pada lapisan tersebut dan kelupas lapisan grafit dari kertas.

c. Gunakan sepotong selotip lain untuk ditempelkan pada selotip yang pertama

d. Kemudian, gunakan selotip ketiga  untuk ditempelkan pada selotip kedua

e. Ulangi sampai beberapa kali dengan potongan selotip lain untuk mendapatkan lapisan lebih tipis dan lebih tipis,

f. untuk setiap lapisan pada selotip tersebut ujilah dengan multitester s/d dengan ditemukan selotip yang paling optimal menghantarkan listrik

Meskipun cara ini sangat jauh untuk industri grade product, namun cara ini membuktikan bahwa hal sepele seperti pensil dan selotip bisa menjadi baterai dengan cara unik ini.

2.Pakai Blender

Caranya adalah sbb:

a. Tumbuk bagian hitam dari pensil dan haluskan (50 mg)

b. masukkan ke dalam 1/2 liter air +sedikit detergen cair (20 ml)

c. blender sampai partikel hitam dari pensil tidak menggumpal

d. biarkan beberapa saat

e. jika ada partikel mengapung bersama busa detergen, buang terlebih dahulu

f. tuangkan campuran tsb ke tempat lain tanpa mengikutkan endapannya

g. celupkan kaca/plastik /penggaris (lihat gambar) ke dalam larutan tsb dan biarkan mengering

1grapheneatglass

h. test dengan multitester, semakin luas kaca/penggaris, semakin besar pula kapasitas graphene anda.

3. Pakai DVD-RW

a. Sisakan sedikit cairan dari metode blender di atas dan tuangkan ke atas DVD atau CD kosong.

b. biarkan mengering, jangan masukkan ke dalam DVD drive ketika belum kering sepenuhnya.

c. masukkan pada drive PC/Laptop anda dan bakar secara full block (lihat pilihan menghapus DVD-RW/CD-RW secara full (bukan menghapus secara cepat) atau cari iso yang berukuran full sama dengan kapasitas media anda. CD sekitar 700MB, DVD sekitar 4 GB. Biasanya iso linux telah tersedia untuk ukuran tsb.

1graphenedisk

d. gunting CD/DVD anda, sehingga anda memiliki baterai Graphene yang bentuknya bisa terserah anda. Mungkin anda bisa menjualnya pula.

e. lekatkan kabel positif di ujung, dan negatif di ujung lain, atau terserah anda yang penting kedua kabel jangan kontak langsung.

f. charge graphene anda dengan charge HP atau adaptor.

Menggunakan cara ini akan didapatkan graphene kualitas super yang dekat dengan kualitas industri.

Jangan lakukan ini jika Anda tidak nyaman dengan garansi dari DVD burner anda.

 

Apakah Android Things akan sesukses Android Tablet/HP ?

Maret 4, 2017 Tinggalkan komentar

Google tengah menguji coba lini produk baru untuk (makin) mendominasi jagad teknologi. Android Things adalah sistem operasi besutan Google yang ditujukan untuk menjadi operating system alat-alat embed. Misalnya kunci pintu otomatis, robot, CCTV, dan lain-lain.

Saat ini (Maret 2017), Android Things masih berada pada tahap Developer Preview, dimana  masih memerlukan primary feedback untuk penyempurnaan produk selanjutnya. Diharapkan developer perintis akan menelurkan produk killer yang nantinya bisa menjadi startup untuk perusahaan alat-alat embed. (iRobot anyone ?)

android-things

Ciri utama alat-alat embed dalam pemahaman Android Things adalah:

  1. Low Battery usage device
  2. Mengutamakan fungsi alat sensor
  3. Mempromosikan headless device/tanpa layar
  4. Menjalankan satu aplikasi utama dengan fungsi spesifik setelah boot
  5. Hanya menjalankan subset dari Android API

Untuk menjawab pertanyaan apakah Android Things akan sesukses Android Tablet/HP, perlu dicatat bahwa, generasi awal Android Tablet/HP juga memulai dengan lambat dan penuh masalah. Namun setelah perusahaan raksasa (ie. Samsung, Sony Ericcson, etc) ikut terjun menjual Android, maka Android mampu mendominasi pasar ponsel dunia.

Tabrakan Pasar

Namun ada satu hal yang berbeda secara fundamental dari keduanya, yang ironisnya, justru disebabkan oleh salah satunya.

Android Things memulai ketika Android telah sukses di pasaran. Dan karena android things adalah subset atau produk turunan dari Android, maka banyak terdapat device android yang bisa di root sampai level barebone. Kondisi ini menyebabkan “irisan” terhadap pasar Android things nantinya.

Dengan kata lain, akan terdapat pilihan: apakah membeli alat embed atau memodifikasi tablet/hape android yang berlimpah di pasaran. Sebagai perbandingan sederhana Rasberry PI 3 yang dijual pada harga massal sekitar  $25, sedangkan HP android murah bisa dijual pada level massal pada harga hanya $12.

Saat ini terdapat banyak android programmer dengan level DIY/hobby  yang mampu membuat aplikasi custom di dalam handset mereka. Di sisi lain, Android adalah open source yang memudahkan seseorang untuk kopi paste program untuk kepentingan mereka sendiri. Jika non profesional programmer saja mampu membuat program custom untuk keperluan mereka, bagaimanakah dengan perusahaan besar yang “membelokkan” lini android mereka untuk pasar embed ?

Pasar yang berbeda

Yang masih belum jelas adalah, bagaimanakah model bisnis yang hendak dikembangkan ? Mengingat iklan tidaklah relevan dengan pasar embed (karena tanpa display atau layar), maka akan menjadi menarik bagaimanakah temuan model bisnis untuk segmen pasar ini. Atau justru akan kembali ke model yang lebih tradisional.

Tentunya hal ini telah dipikirkan oleh Google. Itulah mungkin sebabnya, Google membuat  induk perusahaan baru yakni Alphabet. Seperti kita ketahui cara berpikir Alphabet adalah Google ketika di awal masa Google berdiri, sebelum ia dipimpin Eric Schmidt, yakni ketika Google begitu inovatif dan “berbeda”. Alphabet didirikan agar mereka tidak terkungkung oleh model bisnis iklan semata. Saat ini Alphabet tak hanya mengurusi model bisnis advertising, namun juga model bisnis lain yang lebih tradisional: Hardware (Nexus, Google Fiber). Juga yang lebih progresif: Google Contact Lens, rahasia panjang umur, dan, tentu saja, driverless car. Ow, dan tentu saja: menjadi investor untuk perusahaan inovatif lain seperti Uber, Slack, Carbon.

Top 8 Youtube Indonesia 2015 (Most Viewed)

Oktober 24, 2015 Tinggalkan komentar

Bagaimana mungkin seorang ibu rumah tangga biasa memperoleh pendapatan ratusan juta per bulan via Youtube mengalahkan team professional penghasil konten video klip ternama ?

—-

Gagasan segar menanti anda yang tengah berjuang masuk ke industri musik Indonesia:

Saat ini, membuat video clip teaser untuk target rekaman di Jakarta bisa dilakukan oleh siapa saja. Dan jika dirasa membuat recording/album adalah langkah yang biasa dilakukan oleh talent-talent musik dari daerah untuk menaklukkan ibukota, maka membuat Youtube Channel adalah cara baru yang tidak harus canggih untuk menembus pasar musik, minus pembajakan, plus pendapatan yang luar biasa dari bisnis model yang baru. Bacalah lebih lanjut, anda mungkin akan terkejut dengan temuan kami dalam daftar ini.

Contoh Video Music yang dibuat secara serius oleh pemuda dari kota dingin Malang (perhatikanlah elemen2nya).

—-

Daftar ini dibuat berdasar statistik terakhir Oktober 2015. Channel Musik/corporate sengaja kami drop dari daftar karena kategori mereka termasuk terlalu canggih. 🙂

Top #8. lastdayprod / LastDay Production

Digawangi Guntur, Tia, dan Edho Zell adalah sekelompok anak muda kreatif yang bermula dari pertemanan mereka di Universitas Pelita Harapan Jakarta. Tia adalah seseorang yang sempat heboh dikenal publik karena menjadi korban penusukan brutal oleh teman satu kampusnya.

Menariknya LDP sempat mengalami blockir oleh Youtube karena laporan/flag serius dari masyarakat. Namun dalam 2 hari bisa aktif kembali. [false flag]

Ciri videonya berkualitas tinggi dan dibuat secara serius meskipun kontennya sendiri ringan bergenre drama komedi.

Content       : Original Content, Social Experiment, drama singkat yang lucu

Daftar           : Mar 19, 2014

Subscriber   : 333,544 subscribers

Views            : 66,804,831 views

Pendapatan :

(Asumsi keaktifan monetizing network mulai setahun yang lalu jika melihat top videonya)

7 bulan Tanpa Network = $9.844 (Asumsi $0.8/1000 views dgn ad views rate 50%)

Dengan Network 1 tahun = $49.224 atau $3.100/bulan atau Rp.34juta/bulan (Asumsi $3.5/1000 views, karena network yang diikuti bukan First Class Network/hanya sub network dgn ad views rate 30%)

Top 7. 2ell / Edho Zell

Mendeklarasikan diri sebagai Youtuber Indonesia. Sehari-harinya ia adalah seorang professional MC di Jakarta. Edho Zell juga berkolaborasi dengan LastDay Production.

Content       : Original Content, Parodi, Comedy

Daftar           : Nov 23, 2006

Subscriber   : 371,353 subscribers

Views            : 71,225,501 views

Pendapatan :

(Asumsi keaktifan monetizing network mulai setahun yang lalu jika melihat top videonya, juga diasumsikan mayoritas views berasal dari 19 bulan terakhir)

Tanpa Network 8 tahun = $10.500 (Asumsi $0.8/1000 views, dgn 50% ad views)

Dengan Network 1 tahun = $52.481 atau $4.000/bulan atau Rp.44juta/bulan (Asumsi $3.5/1000 views, karena network yang diikuti bukan First Class Network/hanya sub network dgn 30 ad views rate)

Top 6. surgawi

Content: Lagu lawas Indonesia, pop, dangdut lawas, lagu Jawa, dan rekaman TV,

Daftar            : Aug 7, 2007

Subscriber   : 40,991 subscribers

Views            : 71,913,453 views

Pendapatan : $0 (questionable content)

Top #5. 89939893116992b

Content: Rekaman TV, cak Lontong, OntheSpot dll

Daftar            : Jan 17th, 2014

Subscriber    : 129,532 subscribers

Views            : 100,291,182 views

Pendapatan : $0 (saat ini channel tsb telah dihapus Youtube karena pelanggaran hak cipta)

Top #4. rilham2new

Content        : Lagu Indonesia

Daftar            : May 29, 2007

Subscriber    : 29,617 subscribers

Views            : 100,652,020 views

Pendapatan : $0 (Menggunakan video bercopyright, 3 top video (Ungu, Wali, Letto) sudah didelete oleh Youtube)

Top #3. mynurseryrhyme1

Content         : Lagu anak Nursery

Daftar             : Apr 7, 2014

Subscriber    : 0 (Private)

Views            : 262,810,484

Pendapatan : $0 (nampaknya sulit dimonetisasi, karena banyak menggunakan karakter bercopyright)

Top #2 Qonny Q

Qonny Q berprofesi sebagai seorang dokter.

Content        : Upin Ipin, Keislaman.

Daftar            : Jun 14, 2010

Subscriber    : 230.046 subscribers

Views            : 291.198.526 views

Pendapatan : $0 (Content adalah hak cipta Jaringan Youtube Lepasque)

Top #1 LifiaTubeHD

Adalah seorang ibu rumah tangga berasal dari Pekanbaru Riau yang merekam aktivitas bermain 2 putrinya. Setelah mencoba beberapa tipe konten maka Kids Activity menjadi pilihan utamanya. Video pertamanya diunggah setahun yang lalu dan mengumpulkan 70juta views, sedangkan video paling populernya mampu mencapai 134 juta views.

Dengan dibantu suaminya yang seorang berlatarbelakang IT dari UNRI Riau bernama Aedi Kuswara, sang ibu bisa menembus puncak Youtube channel Indonesia bahkan mampu mengalahkan channel branded terkenal seperti Musica atau Nagaswara!

Tak sampai setahun rutin mengunggah videonya, channel ini menarik perhatian Youtube Partner kelas dunia untuk bergabung dalam jaringannya. Dan tanggal 20 Oktober 2015, LifiaTubeHD memperpanjang kontrak dengan First Class BBTV Network yang berbasis di Kanada. Adalah jaringan youtube terbesar kedua di dunia setelah Fullscreen Network.

Content Youtube Channelnya: mainan, merekam ketika anak membuka kotak mainan, belajar pakai jilbab, merekam anak ketika main mandi bola, dll

Daftar                     : 4 Maret 2014

Subscriber             : 230.046 subscribers

Total Views            : 323.456.230 views

Total Pendapatan :

7 bulan tanpa network = $6.500 (asumsi $0.8/1000 views dgn 50% ad views)

12 bulan dgn network = $240.000 (asumsi $7/1000 views dari first class network dgn 30% ad views)

$246.500 atau $20.550/bulan atau $226 juta/bulan secara rata-rata (kurs Rp.11rb). Wow! Setara dengan gaji menteri :). Tentunya mereka sekeluarga sekarang sudah pindah ke rumah barunya yang cukup mewah.

—-

Perbandingan views Top Youtube channel Indonesia dgn Top Channel dunia (PewDiePie) adalah 1/30 kalinya.

Jadi disaat yang sama, PewDiePie menghasilkan $616.666 setiap bulannya, atau sekitar Rp.6.7 Milyar per bulan.

—-

Dari manakah Network memperoleh pendapatannya jika mereka membagi hasil dengan channel hampir 90% ?

  1. Mereka memperoleh minimal sekitar 10% dari bagi hasil
  2. Mereka melakukan tuntutan hukum kepada pencuri kontent di jaringan mereka. Ini 100% dimiliki oleh Network.

—-

Mengapa channel/user berpendapatan $0 juga dicantumkan dalam daftar ini ?

Untuk memberikan gambaran kepada anda mengenai jenis konten yang pernah dicoba dan gagal dalam monetisasi.

—-

Elemen video yang disukai Youtube: (seperti tampak pada video di atas)

  1. Terdapat keterangan mengenai hak cipta video.
  2. Menggunakan musik latar belakang yang diperbolehkan/Creative Common/karya sendiri.
  3. Ucapan terimakasih di akhir video/attribution.

10 Istilah Internet yang Menjengkelkan

Oktober 16, 2012 5 komentar

Beberapa kejadian sehari-hari yang sering anda temui dalam berkomputer ria, terkadang ada yang menjengkelkan.

1. Virus & Virus Update

Virus adalah hal biasa untuk komputer. Sama halnya dengan virus flu. Obatnya mudah dan tersedia. Namun efek yang ditimbulkannya membuat jengkel kita semua. Mulai dari hilangnya data, rusaknya hardware, dan keharusan untuk menginstal ulang sistem operasi kita.

Untuk komputer berbasis Linux dan Mac OS, virus tidaklah terlalu mengemuka. Namun untuk Windows, virus adalah fenomena yang kerap kali  terjadi.

Dan masih ada satu lagi tambahan: Virus Update. Notifikasi ini sering tampil berulang-ulang padahal rasanya baru saja kita mengupdatenya. Hal ini dikarenakan virus baru memang terus terdeteksi. Tahukah anda setiap 2 menit sekali (rata-rata) sebuah virus akan menyerang target baru ?

2. Please Try Again …

Karena server web tengah dibanjiri pengunjung, maka web server mengatur agar antrian tidak terlalu membludak. Caranya adalah mengirimkan beberapa pengunjung yang beruntung untuk pergi ke halaman “Please Try Again….”
3. Next-Previous

Sistem Next-Previous bertujuan untuk menyelamatkan waktu dan sumber daya server dari pekerjaan yang tidak perlu. Misalnya ada 10 halaman yang ingin ditampilkan, maka web server didesain untuk menampilkannya satu per satu, toh pengguna tidak akan langsung ke halaman 10 sebelum membaca apa yang ada di halaman 1.

Namun hal ini tetap menjengkelkan bagi para penggunanya. Sebagai solusinya diciptakan opsi: “Tampilkan Semua dalam satu Halaman”. Meskipun tidak semua website melakukan itu. Website seperti ini beragenda agar semakin banyak klik/interaksi pengunjung, sehingga semakin besar pula traffik situs tersebut. (Page Views)
4. Register to Comment

Posting blog yang menarik/kontroversial biasanya mengundang keinginan kita untuk sekedar berceloteh terhadap topik tersebut. Tetapi jika anda belum terdaftar, anda harus mendaftar dulu. Dan ketika anda selesai mendaftar, anda sudah lupa hendak berkomentar apa. Register to comment mengurangi spontanitas, meski juga sebenarnya mengurangi komentar spam.
5. Referensikan Rekan Anda

Pelanggan yang puas adalah marketer yang baik. (Padahal kita baru saja mendaftar)

Sedikit kontradiktif bukan ?
6. Undangan Social Network

Facebook, LinkedIn, dll telah menjadikan standar undangan untuk bergabung setiap kali seorang user baru mendaftar. Harapannya agar basis pengguna meningkat secara eksponential. Mungkin kita sebagai pengguna juga mengalami kejengkelan yang meningkat, setiap kali undangan seperti ini hadir di dalam inbox email kita.
7. Form Registrasi yang Panjang

Di awal sejarah perinternetan kita, setiap user pasti mengalami untuk mengisi formulir pendaftaran yang panjang. Tanggal lahir, Hobby, Nama anjing peliharaan. Kalau saja kita tahu bahwa akhirnya data kita dijual ke pihak ketiga, tentu akan kita seperlunya saja mengisinya.
8. Download akan dimulai setelah .. detik.

Sebelum mendownload content yang anda inginkan, adalah hal lumrah anda dipersilahkan untuk menyaksikan beberapa iklan. Setelah beberapa detik berlalu, halaman iklan berganti dengan halaman download. Tetapi anda akan dibingungkan dengan banyaknya tombol yang bertuliskan kata-kata “Download Now”.

Jika anda salah pilih, anda akan dihantarkan pada halaman para pemasang iklan. Sehingga anda kemudian akan menekan tombol “Back” pada web browser anda.

Ketika anda telah kembali ke halaman dimaksud, Link Download yang dimaksud telah expired.

Bagi yang tidak ingin menunggu, bisa membayar biaya keanggotaan. Menjengkelkan bukan?
9. Loading … Please Wait….

Dan sejenisnya, seperti loading video di Youtube bagi beberapa orang akan terasa menjengkelkan. Terutama bagi yang telah membayar koneksi internet premium. Yang jarang mereka sadari, server youtube membatasi kecepatan maksimal bagi setiap user yang ingin menyaksikan video. Betapapun cepatnya koneksi internet yang anda miliki, masih dibatasi oleh server.
10. Premium Content, Register Now

Anda menemukan linknya, anda baca judul artikel tersebut, dan anda tertarik, lalu anda klik link tersebut. Hanya untuk menemui bahwa artikel tersebut tertutup untuk komsumsi publik. Bagi yang ingin mengetahui isinya, harus mendaftar, dan membayar. Huff….

Inpirasi artikel: Dan Tynan/PCWorld


Konsep (Yang Terbukti) Mampu Mengalahkan Facebook

Juni 8, 2010 10 komentar

Sejak Facebook mampu mengalahkan Google di kandangnya sendiri (US), dunia seolah hampir tak percaya. Bagaimana mungkin si raksasa Google bisa dikalahkan unique visitornya oleh situs anak baru kemarin ?

Ya, FB memang telah menjadi fakta internet yang tak terbantahkan. Terlepas dari masalah privacy dll, Facebook terus melaju mantap dengan target untuk mengalahkan Google di tingkat dunia.

Namun diam-diam, di belahan dunia lain yang cukup terpisah dari hiruk pikuk internet global yang didominasi big player, ada satu situs yang dari sisi kualitas yang lain mampu mengalahkan FB.

Tencent adalah situs jejaring sosial ala China yang berbeda konsep dengan FB. Kalau Baidu menempuh konsep mirip Google dan cenderung kopi paste konsep, maka Tencent mampu tampil beda dari pesaingnya di sektor social network ini.

Kalau FB berisi jejaring sosial pertemanan yang riil maka Tencent berisi jaringan sosial virtual. Di situs ini orang didorong untuk membuat karakter virtual dirinya dan berinteraksi untuk akhirnya memperjualbelikan barang-barang virtual di dunia maya. Barang virtual seperti games, hewan peliharaan virtual, dan ring tone. Tencent pada dasarnya adalah situs yang mendistribusikan program pengirim pesan instant (instant messenger), namun telah berkembang menjadi komunitas besar berbahasa China yang jumlah aktive usernya lebih besar daripada FB. (FB visitor 519juta, Tencent active user 523juta orang)

Perbedaan lainnya, kebanyakan market Tencent adalah mobile user, sedangkan FB masih didominasi Desktop PC.