Beranda > Artikel, teknologi > BLOGGER WILL RULE!

BLOGGER WILL RULE!

Haqul Yakin blog BUKAN trend sesaat.
Mengapa ?
1. Karena blog bukan situs bisnis yang bisa bangkrut karena krisis moneter.
Kalau penyedia blog gratis bangkrut, pindah tempat ngeblog.
Blogging jalan terus…
(biasakanlah punya backup)
2. Blog berkaitan dengan hak dasar individu/manusia untuk berpendapat
dan bebas berpendapat. (sepanjang tidak mengganggu hak orang lain)
3. Di banyak manca ada blogger yang “pengaruhnya” melebihi pers.
Contoh : Link In ke Businessweek kalah
oleh Blogger bernama Arianna Huffington.
Istilah kerennya MegaBlogger…jadi blogger bisa menjelma menjadi kekuatan yang punya kemandirian untuk terus berlanjut.

Inilah bukti dimana visi Evan Williams dan Biz Stone memang tepat. Saat itu ketika Google mulai mantap menjejakkan kakinya di kancah internet dunia, mereka berdua kemudian bertanya, ketika mesin dan algoritma Google telah ditemukan, maka apakah yang bisa dilakukan oleh mereka berdua ? Membuat tandingan Google ? Nope. Google telah menemukan yang terbaik. Tak lama mereka mendapatkan jawabnya: Content.

Karena itu lahirlah Blogger.com. Tanpa kontent, Google tak berdaya tak berguna. Inilah barang yang dijual Evan dan Biz ke Google: Content. Dan mereka berdua mengumpulkan secara masif pada skala global yang membuat Google tak bisa mengacuhkannya.

Akhirnya Google mengakuisisi Blogger.com.

———————-

Blogger Will Rule

Sekarang ketika Mesin Pengindex Google dan Media tempat kontent telah menjadi satu komando, maka para blogger punya cacat bawaan yang bertentangan dengan asal usul blogger itu sendiri.

Kontent yang unik dan kuat terpinggirkan oleh kepentingan mencari kontent yang menarik dan populer. Iklan tentu saja tujuannya.

Kontent yang merupakan destruksi terhadap sistem Google dan algoritmanya, dengan terpaksa, harus dipinggirkan dan disingkirkan. Kontent atau ide yang berusaha mengakali sistem indexing Google wajib dibersihkan dan dieliminasi dari top index Google.

Itulah yang terjadi pada seorang Rusia kreatif pencipta TheRareWords. Dengan engine web uniknya, ia mampu mendatangkan traffic cepat ke situsnya sampai 9000 orang per hari. Namun Google harus mengamankan teritorinya. TheRareWords dan affiliasinya dianggap melakukan gaming terhadap sistem dan dengan cepat pula traffic tsb hilang.

Google ingin kita para blogger menjadi anak manis yang patuh pada aturan dan kekuasaannya.

Padahal kalau dipikir-pikir, tanpa Evan Williams atau Biz Stone, atau orang sejenisnya, baik yang gagal maupun yang sukses. Maka Google akan segera menjadi usang. Kering akan gagasan baru yang bagus dan bernilai.

Blogger adalah anda. Andalah yang mengatur. Bukan Google.

  1. Agus Purwoko
    Januari 1, 2010 pukul 1:30 am

    SELAMAT TAHUN BARU 2010
    dari
    *BULENTIN*
    Mohon maaf bl ada salah. Moga di thn 2010 akan jd lebih baik!
    Salam “gus”!

    UO: Waalaikum …🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: