Beranda > informasi teknologi, teknologi > Negara Yang Akan Menjadi Arab Saudi-nya Era Mobil Listrik

Negara Yang Akan Menjadi Arab Saudi-nya Era Mobil Listrik

Era mobil listrik telah berada di depan mata kita. Naiknya harga minyak secara mendadak menjadi pertanda bahwa era kejayaan negara minyak akan mulai memasuki masa senja. Meskipun ada cadangan minyak yang masih bisa berproduksi 50 tahun lagi, namun harga minyak akan menjadi penghambat pertumbuhan industri mobil. (tentu kita tidak ingin membeli mobil yang nilai bahan bakarnya bisa dipakai membeli mobil baru tiap tahunnya). Demikian pula, pabrikan mobil ternama seolah  berlomba untuk menjadi yang pertama mendominasi era baru ini.

Dibalik suksesnya mesin bahan bakar minyak bumi ada satu negara yang paling besar memperoleh keuntungan, yakni Arab Saudi. Melimpahnya cadangan minyak Arab Saudi sekitar dua kali lipat dari rata-rata negara lain. Jadi ada 20% cadangan minyak bumi di negara ini saja.

Benar-benar beruntung negara itu saat ini. Terlebih ketika Presiden Amerika, waktu itu George Bush, meminta Arab Saudi untuk menaikkan jumlah produksi mereka, Arab Saudi menolak dengan alasan kemampuan teknis mereka untuk eksplorasi minyak telah mencapai batasnya, maka semakin melambunglah harga minyak di pasar internasional.

Beralih ke era mobil listrik, saat ini mulai hangat-hangatnya  pembangunan stasiun pengisian baterai mobil listrik di Eropa dan Jepang. POM Listrik pertama di negara Irlandia akan diresmikan bulan depan. Dan Jepang tengah mengupayakan standar bersama diantara produsen mobil listrik untuk stasiun pengisian baterai listrik ini.

Nissan tahun depan akan meluncurkan full electric car pertamanya, Nissan Leaf. GM akan meluncurkan Chevy Volt, pabrikan Prancis Renault akan meluncurkan Fluence yang merupakan 100% mobil listrik, dan beberapa pabrikan mobil India malah telah berusaha berinvestasi di negara lain untuk mendahului pemasaran mobil listrik.

Dari sekian banyak fakta tersebut ada satu pertanyaan menarik yang muncul. Negara manakah yang akan menjadi Arab Saudi-nya era mobil listrik ?

Marilah kita melihat baterai mobil listrik sebagai pengganti minyak bumi. Ternyata cadangan Lithium terbesar didunia ditemukan di negara …. Bolivia. Besarnya cadangan Lithium di Bolivia ini mencapai 50% dari total cadangan Lithium dunia. Besar sekali. Padahal ini sebuah negara anti Amerika dengan presidennya Evo Morales yang bersahabat dekat dengan Hugo Chavez. Bakal seru nampaknya era mobil listrik ini.

Padang Garam Lithium di Bolivia

Kalau dulu negara-negara Timur Tengah menjadi “proyek” negara-negara kapitalis, mungkin ke depannya negara-negara amerika latin yang akan jadi proyek tahap berikutnya. Kita lihat saja nanti.


  1. Maret 17, 2010 pukul 1:09 pm

    baterei lithium-ion sudah kaya kacang goreng sekarang,
    menciptakan baterei lithium baru, berarti berlomba dengan teknologi nano
    kita tunggu saja berapa lama lagi dia akan muncul di pasaran

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: