Arsip

Posts Tagged ‘Firefox’

Firefox 3.6 Telah Rilis

Januari 23, 2010 1 komentar

Yoi, Firefox nggak mau ketinggalan. Sekarang edisi 3.6 tampil dengan beberapa perbaikan mencolok dan tersedia untuk Windows, Mac OS dan Linux:

1. Mulai diintegrasikannya secara default Themes yang diberi label Persona. Sebelumnya Persona adalah berupa plugin untuk firefox.

2. Firefox 3.6 sekarang mendetek plugin yang udah out of date alias kadaluarsa. (kok nggak dari dulu ya 🙂 udah banyak korbannya…)

3. Nggak ingin ketinggalan Chrome dan Opera: Peningkatan kecepatan Javascript processor. Meskipun begitu, tidak ada detail yang bisa kami temukan dalam situsnya mengenai seberapa besar peningkatan kecepatan tsb.

4. Support HTML5 diperbaiki dengan kemampuan bisa fullscreen dan poster frames (poster yang ditampilkan sebelum video dimulai). Disesuaikan dengan spek terbaru HTML5 Open Video standard, maka Ogg Theora juga telah disupport. Sayangnya H.264 belum disupport, jadi youtube HTML5 belum bisa juga. 😦

5. Third party plugin yang menjadi penyebab utama ketidakstabilan firefox edisi-edisi sebelumnya, sekarang diletakkan pada eksternal direktori. Sehingga, jika terdapat plugin yang macet tidak akan dieksekusi secara internal. Intinya, firefox 3.6 akan lebih stabil meski tidak sestabil Chrome.

6. Private browsing : membersihkan semua jejak kunjungan anda ke situs tertentu. Sesuai untuk internet banking mode.

Download disini

Serangan Balik Firefox

September 4, 2008 1 komentar

Beberapa update penting dari kehadiran Chrome Web Browser :

Pertama.

Tidak mau kehilangan momentum sedikitpun, Firefox project 3.1b segera meluncurkan serangan balasan di arena web browser sejak kehadiran Google’s Chrome Web Browser. Hanya berselang 12 jam sejak kehadiran Chrome, team dari Firefox mempublikasikan kehadiran Update eksperimental dari java script engine-nya yang bernama TraceMonkey untuk mengalahkan engine V8 dari Chrome dalam memproses java script.

Kesimpulannya buat penggemar Firefox dan Chrome : sama-sama untung karena semakin mereka bersaing menjadi lebih baik, semakin nyaman pengguna dibuatnya: tetap gratis :). Masih ditunggu apa kata Opera menyikapi hal ini.

Kedua.

Ditemukan celah keamanan di Chrome yang akan mengijinkan automatic java applet berjalan di komputer client, tanpa disadari oleh pengguna. Celah keamanan ini sebenarnya berasal dari platform web kit yang dipergunakan Chrome, dan sudah pernah ditemukan juga pada browser Safari (telah di patch oleh Apple). Tetapi rupanya Chrome belum sempat menambalnya atau kelupaan di patch. Karena masih beta, tentu ini masih wajar. Mudah-mudahan versi berikut dan versi Mac/Linux telah menyertakan patch ini.

Ketiga : Mungkin Ini mengagetkan.

Setiap kali kita mengetikkan satu huruf di location bar di Chrome, maka huruf tersebut akan terkirim ke Google. Hal ini cukup mengganggu bagi orang yang terbiasa mengetikkan “kode rahasia” langsung di location bar. IOW, privacy dalam berinternet diubah secara significan oleh browser ini.

Apa artinya ? Google tahu dan mengoleksi data yang lebih lengkap mengenai aktivitas internet anda. Sebelum ini, Google hanya tahu aktivitas internet kita dari search box Google, dan script Google Analythic yang tersebar di banyak website. Selain itu Google mencrawl internet dengan mengikuti link-link yang ada di website, sekarang Google punya sumber data baru untuk memperluas crawl langsung dari penggunanya.

Google Chrome: Selangkah lagi menuju Google Operating System

September 2, 2008 Tinggalkan komentar

Setelah 4 besar browser IE,Firefox,Safari, dan Opera, kini dunia internet akan ketambahan satu browser lagi dari Google Corp yang akan dluncurkan besok atau hari ini (2 September 2008). Seperti biasa, beta version ini masih akan berjalan untuk platform Windows, menyusul Mac dan Linux di kemudian hari.

Mengapa butuh satu lagi browser jika Google juga telah terlibat dalam mozilla-firefox project ? Jawabannya adalah karena Google penuh dengan ilmuwan komputer. Inovasi akan selalu muncul jika memikirkan ulang mengenai apa yang kita sebut “kebenaran” sebagai “telah ketinggalan jaman”. Anda tentu ingat bagaimana Windows muncul ketika kita menyangka IBM akan merajai dunia PC dengan konsep IBM Compatiblenya. Selalu muncul pemain baru yang mengejutkan, terkadang mereka begitu sukses, terkadang kembali tenggelam.

Namun satu hal pasti, inovasi tidak akan pernah terhenti, darimanapun datangnya. Kali ini Google berinisiatif untuk memikirkan ulang dari konsepnya yang paling sederhana mengenai web-browser. Elemen-elemen kunci apa yang dibutuhkan dan mana yang tidak. Tujuannya jelas : bagaimana Google bisa turut membentuk masa depan internet, dan bukan sebaliknya.

Karena itulah, merk Google yang sederhana dan to the point, juga dipakai dalam browser ini. Lihatlah dalam screenshoot di atas yang mementingkan “isi” ketimbang “penampilan.”

1. Open Source, seperti yang dikatakan oleh Google sendiri dalam blognya, Web browser ini akan gratis-open source yang berguna menangkal isu monopoli market browser. Keuntungan yang didapat Google adalah platform yang lebih pro terhadap aplikasi-aplikasi web Google, menuju platform internet yang mendukung Google Operating System.

2. Java script engine yang baru disebut V8, yang fitur utamanya ialah process java script yang terpisah antara satu site dengan lainnya. Yang memungkinkan kita untuk “kill” process java script yang memakan resources komputer kita terlalu banyak sehingga mengganggu web site lainnya. Anda tentu pernah mengalami browser yang ‘hang’ bukan ? Tunggu dulu, kalau semua tab menggunakan resources terpisah, pasti akan banyak memakan memory bukan ? Untungnya tidak, karena V8 menggunakan manajemen memory yang mirip analoginya dengan RAM-Swap di windows atau linux. Jadi Working Tabs akan memperoleh prioritas utama, sedangkan tabs lainnya akan berjalan di background dengan alokasi memory sekecil mungkin. Perpindahan antar memory tabs berjalan secara gradual di belakang layar. Perbandingan antar browser dalam penggunaan memory ada disini. Meski demikian aplikasi pendukung yakni webkit sudah dipisahkan, jadi perbandingan ini sedikit tidak fair.

Bagaimana dengan memory fragmentation akibat seringnya buka-tutup tabs ? V8 telah dilengkapi garbage collector internal yang sejenis dengan gc di bahasa JAVA.

3. Tab Browser berada di atas, Address box berada di dalam tiap tab.

4. Auto Complete di address bar yang multi type:

5. Opera type thumbnail favourite/most visited web site


Bacaan lebih lanjut :

1. (Screenshoot lain)

2. Tempat rencana : Download

3. Hubungan Google dan Mozilla

Aurora, Masa Depan Firefox Web Browser

Agustus 6, 2008 2 komentar

Desain atau Konsep Web Browser di masa depan telah dimulai.

Tampaknya “balas pantun” antara Microsoft dengan Photosynthnya

mulai dibalas kubu Google-Mozilla dengan project Auroranya.

Sama-sama mengantisipasi konsep Semantic Web, keduanya

membuka kemungkinan konvergensi dunia nyata dengan dunia

virtual secara radikal. Tidak pernah terbayangkan sebelumnya

misalnya kita bisa berbelanja ke minimarket langganan kita,

secara virtual kita masuk ke minimarket tersebut dan meng-klik

barang yang kita inginkan melalui Google Street View Apps,

lalu barang tersebut dikirim ke rumah kita ! Ini hanya salah

satu kemungkinannya, tentu banyak kejutan-kejutan lain dari

perkembangan internet 10 tahun ke depan, dimana kita bisa

“bergerak” leluasa di dunia maya karena project Internet2

juga telah dimulai.

(Project Internet2 adalah project untuk meningkatkan kapasitas

kanal internet sekaligus gagasan perbaikan sekuritas)

This link tell us all about Aurora…

Dan ini video tentang salah satu contoh aplikasinya :