Archive

Posts Tagged ‘linux’

Film-film Box Office Terkenal Yang Dibuat Dengan Linux

Januari 23, 2010 9 komentar

Waktunya nonton cuplikan pilem sebentar ah, sambil nostalgia. Kali ini dengan bantuan Youtube dan Linux. Yap, box office movie ini dibuat dengan bantuan Linux. Di Hollywood, dunia seolah terbalik, Windows dan Mac adalah minoritas dalam produksi film. Linux adalah sistem operasi no.1. Jika anda penggiat Linux yang ingin menyebarkan Linux di Hollywood, well, anda akan kecewa karena sangat sedikit orang disana yang bisa diajak pindah “agama” lagi :).

1. 1997: Titanic

Meskipun semua orang, nampaknya, sudah pernah menonton Titanic. Namun mungkin baru sedikit yang tahu bahwa Linux dipergunakan secara intensif dalam proses pembuatannya untuk merender adegan-adegan penting yang memukau. Misalnya tatkala Titanic berangkat dari pelabuhan dan ada adegan Leonardo de Caprio melihat seekor lumba-lumba. Itu animasi dengan Linux. (Meskipun adegan tsb juga merupakan kekeliruan, lumba2 jenis tsb tidak ada di daerah tsb).

Linux memperoleh boosting kuat sebagai Operating System kelas desainer grafis setara Mac OS berkat film ini. Dan perusahaan Digital Domain adalah pembuatnya. Di film ini Titanic memenangkan Academy Award untuk spesial effect.

Sebelumnya, Digital Domain belum mempergunakan secara penuh kekuatan Linux pada film Dante’s Peak (Pierce Brosnan). Alasannya karena masih ujicoba apakah Linux mampu berdampingan secara lancar dengan teknologi SGI/Unix. Namun di film Titanic, Linux telah menjadi sistem operasi utama.

Film lainnya tahun ini yang dibuat dengan Linux (bersama dengan sistem operasi lain): Men In Black dan Starship Troopers (visual effects makhluk serangga, oleh Tippet Studio)

2. 1998: Armageddon

Siapa mengira Armageddon yang fantastik itu dibuat dengan bantuan Linux ? Lagi-lagi Digital Domain berada di belakang film ini. Adegan yang dirender dengan Linux adalah adegan hujan meteor.

3.  1999: The Matrix

Menyusul kemudian film kelas box office The Matrix pada tahun 1999,

4.  2000: X-Men (Digital Domain)

Film pertama (dan selanjutnya) X-Men juga dibuat dengan Linux.

Tahun ini juga diluncurkan The Perfect Storm (adegan kapal yang akhirnya ditelan ombak), Gladiator, dan Hollow Man (oleh Tippett Studio)

5. 2001: Harry Potter (Rhythm & Hues)

Film pertama (dan selanjutnya) Harry Potter juga dibuat dengan Linux.

Juga diluncurkan tahun ini film Shrek, Final Fantasy, Lord of the Rings, A Beautiful Mind, dan The Fast and the Furious (by Hammerhead) yang juga dibuat dengan Linux. Bahkan “The Fast and the Furious” dibuat dengan software yang berasal dari turunan project GIMP yang opensource, bernama CinePaint dan tidak tersedia versi Windowsnya.

6. 2002:

Collateral Damage (Flash Film Works)
Blade II (Tippett Studio)
Star Wars: Episode II (ILM)
Spirit: Stallion of the Cimarron (DreamWorks)
Scooby-Doo (Rhythm & Hues)
Blue Crush (Hammerhead)
Star Trek: Nemesis (Digital Domain)
Lord of the Rings 2 (Weta Digital)
We Were Soldiers Once (Digital Domain)
The Time Machine (Digital Domain)

Paling terkenal: Minority Report(Industrial Light Magic) dan Spiderman (Sony Pictures Imageworks)

7. 2003:

The Matrix Reloaded (Tippett)
2 Fast 2 Furious (Hammerhead)
Junglebook 2 (Disney)
Incredible Hulk (ILM) (Ingat adegan Hulk yang melompat dari bukit ke bukit?)
Pirates of the Caribbean (ILM) juga Lord of the Rings: Return of the King serta film Sinbad (DreamWorks).

8. 2004:

The Day After Tomorrow (Industrial Light Magic dan Digital Domain). Tak ketinggalan: I Robot (Will Smith), The Bourne Supremacy (Matt Damon), Spiderman2 (Sony Pictures Imageworks)

9. 2005:

Paling terkenal: King Kong (ingat adegan Kingkong berkelahi dengan Dinosaurus ? ). Lainnya: Stealth (Digital Domain), Son of the Mask (Tippett Studio)

10. 2006:

Paling terkenal : Superman Returns (Sony Pictures Imageworks dan Rhythm & Hues), lainnya : X Men The Last Stand

11. 2007:

Shrek 3, Pirates of the Caribbean, National Treasure (additional visual effects by ILM), Transformers (Digital Domain), Spiderman3 (Sony Pictures Imageworks)

12. 2008:

Iron Man, Speed Racer, dan Indiana Jones (ILM), Hulk2 (Rhythm & Hues), dan The Mummy: Tomb of the Dragon Emperor

13. 2009:

Paling terkenal: Avatar (ILM dan Weta Digital), 2012 (Digital Domain dan Sony Pictures Imageworks)

14. 2010:

Men In Black 3 (Sony Pictures), Iron Man 2 (ILM), dan Harry Potter terbaru (ILM)

15. 2011: The Adventures of Tintin: The Secret of the Unicorn (Weta Digital)

16. 2012: Spiderman4 (Sony Pictures Imageworks)

——

Ingin tahu film-film yang terutama dibuat dengan Linux sejak tahun 2001 keatas ? Ciri-cirinya kalau nama-nama ini ada diawal film tersebut:

Digital Domain
Disney/Pixar (Seperti Google, menggunakan terutama bahasa Python)
Double Negative
DreamWorks (Perl, Python and Java untuk mengendalikan supercomputernya)
Flash Film Works
Hammerhead
Industrial Light & Magic
Rhythm & Hues
Sony Pictures Imageworks
Tippett Studio
Weta Digital (Perusahaan New Zealand yang menggunakan Ubuntu distro)

——–

Jika anda ingin mencoba membuat film dengan Linux, paling gampang adalah dengan mendownload distro ini, karena sudah dipaketkan semua disana yang anda dibutuhkan.

Boot Linux Secepat Menghidupkan TV

Januari 8, 2010 Tinggalkan komentar

Selama ini ada 5 pendekatan utama untuk menghasilkan komputer linux  yang bisa boot secepat menghidupkan televisi.

1. Suspend to Disk

Cara kerjanya adalah menyimpan kondisi terakhir RAM atau memory ke dalam disk/swap. Ketika komputer dihidupkan kembali, proses boot normal tidak dilakukan, namun langsung mengcopy isi snapshot RAM tadi ke RAM kembali.

Karena tidak mendetek hardware dll, maka komputer bisa boot dengan cepat sekitar 10-15 detik di komputer manapun.

2. Nettop

Bisa ditemui pada banyak seri mobo Asus (P5Q Deluxe, P5Q-WS, P5Q3 Deluxe, and P5Q motherboards) yang mengembed custom linux dalam chip internal/flash rom. Antarmukanya langsung konek ke internet dan bisa sangat cepat karena hanya menyisakan driver yg diperlukan saja untuk hardware yang sudah tertentu.

Karena bisa boot dalam 5 detik dan masuk ke firefox juga sekitar 5 detik, Asus berharap ini akan memperpanjang persepsi terhadap umur baterai karena user akan cenderung mematikan komputer jika tidak membutuhkannya. Nantinya toh kalau ingin menggunakan komputer hanya butuh 10 detik untuk boot.

3. pendekatan Google Chromium OS: SSD based

Mengambil keuntungan dari kecepatan SSD yang tanpa rotating disk/motor. Dibantu Canonical yang sekaligus kokinya Ubuntu, Google bisa memperoleh 7 detik boot time sampai di antar muka login. Namun  Google lebih mementingkan security dibandingkan fast boot.

4. Moblin based

Caranya adalah dengan melakukan start graphic di 1/2 detik pertama proses boot. Sehingga boot terasa cepat karena GUI tampil lebih awal. Proses lainnya yg memakan waktu dilakukan di belakang atau secara asinkron. Hasilnya Moblin bisa boot dalam 5-6 detik. 

5. Filesystem khusus

Distro linux ini memang luar biasa. Bisa boot dalam kisaran 5 detik, padahal ini boot dari CD drive! Padahal akses CD drive itu 100 kali lebih lambat daripada SSD disk. Prinsip kerjanya mirip pendekatan suspend to disk, namun dengan modifikasi tertentu sehingga ia mampu boot dari sembarang komputer.

Sayangnya pembuatnya, Nakajima, masih ragu untuk membuka resepnya. Sampai sekarang. Padahal ditunggu-tunggu.

Mungkin ada rekan linuxer yang bisa menambahkan ?

Google Chrome For Linux Telah Tersedia

Desember 8, 2009 Tinggalkan komentar

Masih versi BETA, tapi karena sudah ditunggu-tunggu cukup lama oleh linuxer seluruh dunia maka kemungkinan besar langsung laris manis.

Sayang cuma support Debian All, Ubuntu, Fedora, dan SUSE. Mandriva tidak tersedia.

Bersamaan dengan peluncuran versi BETA chrome Linux ini juga turut diluncurkan versi Mac OS dan Chrome Ekstension versi Windows dan Linux. Chrome Ekstension versi Mac OS belum tersedia.

Buat pengguna Linux, langsung saja download disini.

Emotiv: Pengganti Keyboard/Mouse dengan Gelombang Pikiran

Maret 22, 2009 Tinggalkan komentar

Gagasan sangat menarik ini akhirnya berhasil diwujudkan para ilmuwan. Sebuah team dari ilmuwan Australia berhasil membuat alat massal bernama Emotiv dengan harga masuk akal untuk membaca pikiran manusia dan menghubungkannya dengan komputer sebagai device input. Rencana mereka, mouse dan keyboard akan digantikan alat ini.

Team Emotiv kemudian mendirikan perusahaan di USA pada tahun 2003 dan berkantor pusat di San Francisco.

Teknologinya sudah lama dikenal publik yakni EEG atau Electroencephalography. Jadi alat ini akan membaca gelombang yang ditimbulkan sel otak atau neuron pada frekuensi- frekuensi tertentu. Sehingga alatnya akan ditempelkan di kepala kita. Persis seperti headphone. Yang baru dari alat ini adalah metode pembacaan raw data gelombang otak yang telah dipatenkan yang memungkinkan untuk mengaitkan pola tertentu pada satu perintah/command tertentu dengan akurasi tinggi. Dan harganya yang murah ! Mesin EEG untuk lab dll harganya berkisar $50,000 dan $250,000. (600jt-3milyar)

emotiv

Cara Kerja Emotiv:

1. Rekam Gelombang Otak untuk sebuah tindakan tertentu. Misalnya gerakan maju, mundur, belok kanan atau kiri, dll. Caranya, dengan membayangkan sebuah gambar tertentu, misalnya papan lalu lintas untuk belok dll. Atau cukup dengan membayangkan kata belok dll. Sayangnya pilihan tindakan ini masih terbatas pada 13 tindakan yang telah ditentukan. Karenanya alat ini memang masih cocok hanya untuk program game atau program sederhana lain.

Mengapa masih harus “melatih” device ini ? Karena gelombang pikiran antar individu bersifat unique.

2. Computer akan mencocokan database dengan gelombang otak anda dan memerintahkan game, alat kursi roda, atau program komputer anda untuk bergerak sesuai pola di pikiran anda.

Kelebihannya, alat ini sudah menggunakan wireless sehingga bebas kabel dan telah dilengkapi Gyroskop internal untuk mengetahui kepala sedang menoleh atau gerakan kepala lain. Jika EEG direncanakan untuk mengganti keyboard, maka Gyroskop ini diproyeksikan sebagai pengganti mouse dikemudian hari.

Harga alat cukup terjangkau (masih masuk akal) $299 atau 3,6 jutaan. Saat ini anda masih harus memesan dan dibatasi 4 headset. Sayangnya baru warga USA yang diperbolehkan memesan (sialan!, tapi bisa diakal kayaknya). Tersedia SDK (Software Development Kit) berbasis Linux untuk anda yang menginginkan modifikasi. Wow!

Jika anda tengah mengembangkan software saja, maka tersedia SDK Lite yang berisi database virtual, sehingga tanpa membeli alatnya, anda bisa memulai development aplikasi game anda.

SDK-nya terbagi 3 : Deteksi Emosi, Deteksi Pikiran, dan Deteksi Motorik Wajah (untuk mendeteksi ekspresi wajah)

__________________________________________________

Gagasan-gagasan implementasi:

1. Games. (telah diimplementasikan dan sukses pada Game Developers Conference 2008)

2. Menggerakkan alat (misalnya kursi roda) untuk orang yang motoriknya terganggu./lumpuh. (juga telah diimplementasikan)

3. Pengganti Remote Control. Cukup pikirkan nomer channel atau logo TV favorit anda untuk mengendalikan TV Tuner anda.

4. Pengganti Kemudi Kendaraan.

5. Pengganti Home Automation Device. Malas mematikan lampu halaman karena masih ngantuk ? Cukup mikir aja..:)

6. Pengganti Password yang lebih aman. Cukup memikirkan tanpa input apapun.

7. Personal Identification Number. Cukup mendeteksi pikiran orang, untuk mengambil uang di ATM. Tidak diperlukan kartu ATM.

8. SDK terus dikembangkan dan ke depan Keyboard direncanakan akan diganti total oleh alat ini. Jadi cukup arahkan mata anda ke tombol menu, dan pikirkan “Klik” maka menu akan dibuka. Atau mengetik ? Cukup bayangkan anda ingin mengetik huruf apa atau kata apa.

Yang tertarik atau ingin melakukan penelitian mumpung masih anget, link-nya ada disini.

Saat ini ada beberapa pesaing di pasaran, namun teknologinya tertinggal dari Emotiv.

Ke depan nampaknya, jangan heran kalau tiba-tiba ada komputer shutdown sendiri, mungkin dimatikan dengan pikiran oleh yang punya:)

Gerakan Tak Terduga dari Google

Maret 5, 2009 Tinggalkan komentar

Sebelumnya ketika Google meluncurkan project Android, publik mengira ini adalah project murni hanya untuk sistem operasi smart phone G1. Dan skalanya hanya akan terbatas pada sukses tidaknya handset G1 di pasaran.

Kalau melihat banyak pemain veteran seperti Nokia, Samsung, dan Sony Ericcson, belum lagi Apple dengan iPhone-nya, maka tidak terlalu berlebihan nampaknya jika publik memandang bahwa masih akan panjang jalan Google untuk menjadi pemenang di sektor ini.

androidapps

Karena itu tidak terlalu pentinglah kehadiran Android (sebagai sistem operasi) karena masih ada Symbian (Nokia) dan Windows Mobile.

Namun ketika CEO Asus mengatakan akan meluncurkan lini Netbook atau variasi nya yang berbasis Android (EEE Phone), barulah orang mulai tersadar dan mulai meraba gerak arah Google dalam pengembangan Android sebenarnya: mengalahkan Microsoft di pusat kekuatannya (Operating System), bukan Nokia, bukan pula pemain lain. Ini bagaikan pukulan dari kegelapan yang menyengat Microsoft.

Ya, bukankah ini berarti meluncurkan pesaing langsung di sektor sistem operasi Desktop komputer ? Karena jika jalan di netbook, berarti pula jalan di PC ?

Jalan ZigZag Google ini, cepat atau lambat mungkin terjadi. Selama ini linux dikenal sulit melintas dominasi Microsoft windows. Setelah hampir 20 tahun dikembangkan, Linux, dengan sekian banyak distronya, masih terseok di kisaran 1 s/d 2 persen saja dari total market desktop OS dunia (namun di sektor server linux adalah raja). Aksi “keroyokan” distro-distro linux tidak juga mampu menggoyahkan Microsoft Windows yang masih memegang 85-90% market share.

Dengan back up perusahaan sekelas Google, mungkin akan lain ceritanya. Android akan menjadi semacam “perusak pasar” bagi Microsoft. Ketika Windows masih dijual, Android gratis di download. Bersama distro lain yang telah mapan aksi keroyokan bisa berubah menjadi aksi terstruktur.

Dan bukankah akan menarik bagi kita para pengguna untuk memiliki komputer yang bisa diutak-atik sesuai kebutuhan kita, lalu bisa diinstal secara total di handphone kita ? Atau juga sebaliknya ? Keren abis.

Rilis Penting Fedora Terbaru (Fedora 11-alpha)

Februari 6, 2009 2 komentar

Buat temen-temen yang menggunakan Fedora. Rilis terbaru fedora ini cukup menarik karena untuk pertama kalinya ada distro linux yang support ext4 Filesystem secara default. Jadi ext4 sudah dianggap layak dipakai untuk sebuah distro besar, kemungkinan akan menyusul distro besar lainnya (Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope).

pinguin

Fitur-fitur ext4 yang penting:

1. support partisi besar (up to 1 exabyte atau 1.000.000.000 GB)

2. support file besar (up to 16 terrabyte atau 16.000 GB)

3. “Extend” yakni menempatkan file besar dalam urutan fisik-nyata yang besar pula. Ini akan mempertinggi performance akses file-file besar (multimedia). Sekaligus akan mengurangi fragmentasi block file.

4. Jumlah direktori maksimum di dalam suatu direktori dinaikkan 2 kali lipat menjadi 64.000.

5. Bisa memount ext3 sebagai ext4, namun partisi ext4 tidak bisa dimount sebagai ext3. (Sebenarnya bisa jika fitur extend tidak diaktifkan. Namun karena kernel secara default akan memuat fitur extend, maka ext4 tidak bisa dimount sebagai ext3)

6. akhirnya ada kebutuhan untuk defragment file system. Karena support file besar , partisi besar, dan maksimum direktori yang 2 kali lipat, maka kemungkinan fragmentasi akan meningkat secara drastis setelah beberapa waktu, meskipun beberapa teknik telah diterapkan. Karena itu ext4 akan dibarengi tools untuk defrag partisi.

7. Lebih cepat ketika check filesystem jika shutdown tidak benar. Tekniknya adalah dengan skip block yang kosong.

8. Peningkatan performance jika dibandingkan ext3 adalah sebesar 25%. Lumayan terasa untuk web server sibuk yang menggunakan filesystem sebagai database-nya, misalnya Youtube.

Selengkapnya

Download Gratis: Ubuntu Pocket Guide

Februari 3, 2009 Tinggalkan komentar

Kalau membelinya di Amazon, harganya 100rb. Sebagai rasa terimakasih penulisnya kepada publik, ia mengratiskan juga versi pdf-nya. Lumayan buat tambah koleksi 🙂

ubuntu

Ada disini : Download