Archive

Posts Tagged ‘Mobile Phone’

Varian Baru Komputer: SmartBook

November 24, 2009 Tinggalkan komentar

Mobile Phone based Netbook. Jadi anda bisa langsung konek internet tanpa perlu modem tambahan ataupun wifi hotspot. Koneksi internet melalui provider HP.

Terintegrasinya dua produk yakni SmartPhone dan NetBook ini semakin menegaskan bahwa era internet client mobile (bebas bergerak) yang menjalankan komputasi standar namun tidak seribet pencet tombol HPĀ  sudah di depan mata.

Di Indonesia sebenarnya sudah tersedia produk dari Smart Telecom yang jalur utama internetnya menggunakan koneksi Smart. Dan kelebihannya masih ada koneksi WIFI sebagai cadangan jika anda ingin ber WIFI ria.

Tanpa bermaksud promosi, kok cocok ya namanya SmartBook => Smart Netbook šŸ™‚

Google Maps Navigation: GPS Gratis

Oktober 29, 2009 4 komentar

Dua perusahaan di bidang penyedia alat GPS mengalami penurunan nilai saham yang cukup drastis, yakni Garmin sebesar 14% dan TomTom sebesar 20% setelah Google Maps Navigation diluncurkan kemarin. Dengan aplikasi untuk Android ini kita bisa memperoleh peta navigasi akurat yang sebelum ini untuk memperolehnya kita mesti membayarnya. Bisa dibilang, ini adalah Visual Search Engine yang sebenarnya.

garmin

Saham Garmin dan Tomtom jatuh

Google Maps Navigation ini memberikan tampilan street view untuk menunjukkan arah jalan yang kita tuju, jadi tidak sekedar peta seperti alat GPS selama ini. Pada awalnya pengguna akan disuguhkan tampilan satelit yang menunjukkan jalur-jalur alternatif yang tersedia, dan begitu kita mendekati tujuan, aplikasi akan otomatis switch ke mode street view yang menampilkan foto lokasi yang sama persis dengan pandangan nyata pengguna sehingga langsung bisa dikenali. Yang menyedihkan, aplikasi ini baru hanya tersedia untuk wilayah USA.

Cari alamat rumah ?

Aplikasi ini bukan aplikasi yang tanggung-tanggung: selain peta navigasi yang dilengkapi tampilan foto satelit dan street view, aplikasi ini juga bisa dikendalikan dengan suara. Jadi cukup sebutkan nama lokasi yang dituju, maps akan langsung ditampilkan.

Hal lain yang menarik dari aplikasi ini ialah kita bisa mengetahui keadaan traffic di depan kita (dgn simbol traffic light, yakni merah, kuning, dan hijau) sehingga kita bisa memilih jalur alternatif sebelum terjebak kemacetan. Juga informasi mengenai apa saja di jalan yang sedang kita lewati bisa ditampilkan, misalnya pompa bensin terdekat, minimarket terdekat, dll. Nice.

Bluetooth Versi 3.0 Yang Aneh

April 9, 2009 Tinggalkan komentar

Bulan depan Bluetooth Versi 3.0 akan diluncurkan yang membawa perubahan kecepatan data transfer s/d 3 kali lipat sebelumnya.

bluetooth

Teknologinya disebut sebagai Generic Alternate MAC/PHY (AMP). Yang menarik, ada analis yang mengatakan sebenarnya ini bukan bluetooth. Karena pada teknik ini bluetooth hanya dipakai pada saat proses pairing atau inisisasi koneksi. Setelah koneksi berhasil dilakukan, data transfer akan dialihkan ke teknologi lain yakni .. . .. WIFI !

Jadi HP yang support Bluetooh 3.0 adalah HP yang juga support WIFI. Tanpa adanya WIFI maka data transfer akan kembali ke kecepatan WIFI 2.0. Aneh ya ?

Namun versi ini membawa perbaikan juga yang terletak pada penghematan pemakaian baterai yang lebih irit separuhnya. Karena akan otomatis diskonek jika sinyal melemah.

—————-

Lalu apa bedanya Bluetooth dengan WIFI selain di kecepatan transfer ? Bluetooth akan tetap menjadi pilihan utama untuk device-device yang membutuhkan koneksi sederhana dan low power seperti headset, keyboard, dan mouse (pengganti kabel yang ribet). Sedangkan WIFI untuk networking yang sebenarnya.

Inovasi Piranti Elektronik Jerman Terbaru

Maret 7, 2009 1 komentar

1. Scanner 3 Dimensi murah

Jika dibandingkan produk sejenis yang memasang harga fantastis puluhan bahkan ratusan juta rupiah, maka handheld scanner 3D ini memang murah: hanya Rp.6,2 juta. Sangat berguna bagi profesi desain grafis dan animator.

handheld3dscanner

Resolusi 2 Megapixel dan software akan menggabungkan secara otomatis hasil scan meskipun kita mengambil gambar secara acak dari satu object yang sama. Produk yang sangat menarik. Kok bisa murah banget ? Ternyata teknologinya adalah teknologi standar (teknologi dan alat-alat yang telah tersedia umum di pasaran) namun telah disesuaikan untuk kebutuhan 3D dengan kunci keunggulan produk terletak di softwarenya.

Tertarik? Langsung aja : http://www.david-vision-systems.de/index.php/en/home.

Oya, David juga sedang mencari distributor.

2. Radio internet untuk mobil yang pertama didunia keluaran Blaupunkt

Internet Radio pertama di dunia untuk mobil

Disambungkan HP 3G untuk koneksi ke internet….harganya sekitar $400 dan menyediakan 10 ribu lebih stasiun radio internet.

3. Add on Handphone untuk bicara terenkripsi.

Awalnya adalah produk militer, namun sekarang sudah ada di pasaran. Dikeluarkan oleh Rohde and Schwarz dari Munich Jerman setelah membeli unit bisnis enkripsi Siemens. Alat ini dipasang pada 2 handphone yang ingin dienkripsi.

enkripsihandphone

Harga ? Lumayan, sekitar 27 juta s/d 48 juta. Link

Gerakan Tak Terduga dari Google

Maret 5, 2009 Tinggalkan komentar

Sebelumnya ketika Google meluncurkan project Android, publik mengira ini adalah project murni hanya untuk sistem operasi smart phone G1. Dan skalanya hanya akan terbatas pada sukses tidaknya handset G1 di pasaran.

Kalau melihat banyak pemain veteran seperti Nokia, Samsung, dan Sony Ericcson, belum lagi Apple dengan iPhone-nya, maka tidak terlalu berlebihan nampaknya jika publik memandang bahwa masih akan panjang jalan Google untuk menjadi pemenang di sektor ini.

androidapps

Karena itu tidak terlalu pentinglah kehadiran Android (sebagai sistem operasi) karena masih ada Symbian (Nokia) dan Windows Mobile.

Namun ketika CEO Asus mengatakan akan meluncurkan lini Netbook atau variasi nya yang berbasis Android (EEE Phone), barulah orang mulai tersadar dan mulai meraba gerak arah Google dalam pengembangan Android sebenarnya: mengalahkan Microsoft di pusat kekuatannya (Operating System), bukan Nokia, bukan pula pemain lain. Ini bagaikan pukulan dari kegelapan yang menyengat Microsoft.

Ya, bukankah ini berarti meluncurkan pesaing langsung di sektor sistem operasi Desktop komputer ? Karena jika jalan di netbook, berarti pula jalan di PC ?

Jalan ZigZag Google ini, cepat atau lambat mungkin terjadi. Selama ini linux dikenal sulit melintas dominasi Microsoft windows. Setelah hampir 20 tahun dikembangkan, Linux, dengan sekian banyak distronya, masih terseok di kisaran 1 s/d 2 persen saja dari total market desktop OS dunia (namun di sektor server linux adalah raja). Aksi “keroyokan” distro-distro linux tidak juga mampu menggoyahkan Microsoft Windows yang masih memegang 85-90% market share.

Dengan back up perusahaan sekelas Google, mungkin akan lain ceritanya. Android akan menjadi semacam “perusak pasar” bagi Microsoft. Ketika Windows masih dijual, Android gratis di download. Bersama distro lain yang telah mapan aksi keroyokan bisa berubah menjadi aksi terstruktur.

Dan bukankah akan menarik bagi kita para pengguna untuk memiliki komputer yang bisa diutak-atik sesuai kebutuhan kita, lalu bisa diinstal secara total di handphone kita ? Atau juga sebaliknya ? Keren abis.

Calon-calon Target Akuisisi Apple

Oktober 25, 2008 Tinggalkan komentar

Setelah sukses mendulang dolar dari suksesnya iPod dan iPhone, saat ini tabungan Apple di bank mencapai 25 biliun US dolar dengan hutang sebesar $0. Kalau ingin perbandingannya, uang tunai sebanyak itu senilai dengan kira-kira 1/3 kekayaan Bill Gates.

Saat ini saham Apple dimiliki oleh diantaranya Bill Gates dan Pangeran Al Waleed bin Talal dari Arab Saudi sebesar masing-masing 5% saham. Dengan saham terbesar masih dimiliki oleh publik.

Kesuksesan Apple ini tidak terlepas dari kesuksesan iPhone di pasar global. Strategi Apple (Steve Jobs) untuk meraih posisi no 3 di pasar mobile phone ini adalah membuat produk tunggal yang menarik, yang berlawanan dengan strategi Nokia dan Samsung yang menggelar banyak variasi handphone. Ternyata strategi ini memang berhasil.

Dengan dana sebesar itu dan ditengah merosotnya harga-harga saham perusahaan di seluruh dunia, maka logis jika Apple kemudian ingin mencari pijakan berikutnya untuk terus tumbuh. Caranya, akuisisi perusahaan potensial.

Kami mendaftar beberapa perusahaan yang mungkin bisa memenuhi “selera” Apple untuk dicaplok. Jika di masa lalu kebanyakan perusahaan yang dibeli Apple adalah perusahaan berbasis software/content, maka ke depan kami menduga tidak akan jauh-jauh dari pola ini.

1. Adobe (Flash Technology, AIR, Flex), meskipun sepintas terlihat tidak sesuai dengan selera Steve Jobs dalam memilih perusahaan yang akan dibeli (Steve menyukai perusahaan kecil yang potensial dan unique seperti Pixar), namun ke depan formasi bisnis IT yang akan berkisar di masalah internet akan membuat Adobe masuk dalam target tembakan. Selain itu fenomena Adobe nampaknya memang harus membuat salah satu perusahaan besar IT bergerak membelinya, jika tidak ingin didahului. Mengapa bukan SUN dengan Javanya yg seharusnya dibeli ? Hal yang sama mengapa Yahoo tidak dibeli oleh Google: Eric Schmidt CEO Google adalah juga salah satu direktur Apple. Sedangkan SUN dan Yahoo mirip dalam banyak hal: keluarga Stanford University. Harga yang harus dibayar oleh Apple kira-kira separuh lebih dari tabungannya.

2. Akamai Technologies ; hubungan dengan Apple: Apple adalah salah satu client utama Akamai yang menyediakan semua layanan internet Apple. Apple juga pemegang 5% saham minoritas di Akamai. Harga yang harus dibayar : 2.5 billiun dollar. Akamai adalah ISP yang juga melayani Microsoft.

3. GameConsole ; karena konten adalah bisnis Apple, maka lini produk game console adalah yang belum terlalu diseriusi oleh Apple. Dengan sukses iPod dan iPhone, mungkin saja -sama seperti Microsoft- Apple akan menelurkan iGame atau iConsole sebagai produk berikutnya. Terlebih setelah iTV tertahan pengembangannya. Target perusahaan diantaranya : Midway Games (Mortal Kombat, dll), Konami (Winning Eleven, Metal Gears,dll)

Update : 14/12/2008 : Apple menantang Nintendo dan Sony PS

(Update 1/11/2008: Apple merekrut Mark Papermaster, Vice President Microprocessor IBM setelah sebelumnya membeli PA Semi, sebuah perusahaan kecil yang memproduksi semikonduktor berbasis Power PC architecture. PA Semi dikenal sebagai produsen mikroprocessor hemat energi dan Mark Papermaster oleh IBM disebut sebagai “sangat berpengalaman” di bidang mikroprocessor hemat energi. Dari kedua fakta ini, nampaknya fokus Apple kedepan adalah memproduksi sendiri chip untuk produk2nya, setelah sebelumnya sangat bergantung kepada IBM dan Intel. Besar kemungkinan Apple bertujuan ingin menurunkan harga produk-produk konsumernya seperti iPod dan iPhone karena persaingannya dengan Google Android dan Sandisk)

SlotMusic Pesaing iPod ?

September 23, 2008 1 komentar

SanDisk, perusahaan spesialis memory card dan flash memory ini akan meluncurkan lini produk baru yang diposisikan sebagai pengganti CD atau DVD musik. Rencananya produk ini akan dipajang bersama CD dan DVD musik di toko-toko musik. Harganya sekitar $15 dan berisi satu album penuh dari penyanyi bersangkutan.

Para produsen musik memang sedang kelimpungan karena kehadiran iPod. Omzet yang selama ini masuk melalui penjualan CD dan DVD tidak mampu menyaingi popularitas download lagu dari iPod di Apple’s Store. Para penikmat musik juga wajar-wajar saja. Bagi mereka, daripada membajak, bukanlah lebih baik membeli lagu memakai iPod mereka seharga $1 per lagu, namun bisa memilih lagu yang diinginkan ? Buat apa membeli satu album yang belum tentu semua lagu akan mereka sukai ?

EMI, Sony BMG, Universal, dan Warner Music bahu membahu bersama SanDisk untuk merintis jalur income baru ini. Diharapkan dengan kerjasama ini, keempat pemain inti dari bisnis musik tingkat dunia tersebut bisa melepaskan ketergantungan dari Apple dan mengembalikan keseimbangan pasar yang sempat terganggu sejak kehadiran iPod.

SanDisk meyakini bahwa lini product baru ini akan segera diterima pasar mengingat tidak diperlukan investasi hardware baru apapun lagi karena SlotMusic didesain untuk langsung dicolokkan ke handphone ataupun digital musik player lainnya.

Sisi negatifnya ? Ada. Kelemahan dari Slot Music adalah sekali ia dicolokkan ke dalam player, maka tidak ada yang bisa menghalangi bagi pengguna yang berniat tidak baik untuk menggandakan lagu-lagu tersebut. Jadi situasinya “back to square zero”. Hal cukup aneh ini nampaknya berangkat dari “keputusasaan” para pemain industri musik besar tersebut akibat turunnya penjualan CD dan DVD tadi akibat iPod. Mungkin, lebih baik dibajak daripada diakuisi ! šŸ™‚