Arsip

Posts Tagged ‘Opera’

Hal Menarik Terbaru Dari Opera Labs (2): Opera Unite

Desember 21, 2009 2 komentar

Tulisan Pertama

Setelah April 2009 lalu kami menurunkan tulisan tentang apa yang sedang dikerjakan Opera Labs untuk masa depan web browser, maka tulisan berikut akan membahas lebih lanjut tentang Opera Unite (http://unite.opera.com)

Opera Unite adalah fitur dari Opera web browser yang akan membuat webbrowser anda berfungsi sebagai WEB SERVER.

Dengan Opera Unite, seorang user biasa bisa melakukan:

a. bermain games online dan chatt dengan teman secara langsung tanpa perantara.

b. share isi komputer anda secara langsung seperti di network neighbourhood. Misalnya anda ingin membagi foto koleksi anda, anda tidak perlu menguploadnya ke suatu server terlebih dahulu. Cukup aktifkan aplikasi foto sharing.

c. bekerja bersama teman anda secara kolaborasi, misalnya mengerjakan wiki bersama-sama

d. membuat aplikasi yg unik dan menarik, misalnya mengontrol komputer anda dari jarak jauh via internet.

Apakah Opera Unite akan menjelma menjadi aplikasi killer yang ditakuti Google ? Kita tunggu saja perkembangannya lebih lanjut, namun opera unite adalah langkah yang manis yang akan membuat internet kembali ke tujuan asalnya yakni menghubungkan seluruh user internet secara langsung tanpa pihak ketiga, desktop to desktop , no google, no facebook, and no … opera unite dns server ? 🙂 Kita tunggu saja janji Opera Labs.

Well, paling tidak anda masih membutuhkan Opera Unite server untuk pertama kali dan mendownload aplikasi. Setelah itu, anda bisa langsung konek ke teman-teman anda. Bayangkan saja anda seperti di suatu warnet dan menjelajah isi komputer diseluruh warnet.

Download Opera 10.10 yg support Opera Unite

Update 22 Desember 2009:

– Membuat Web Apps dengan hanya html dan javascript

– tech19 Opera Unite server ada disini

Update 23 Desember 2009:

– Ingin tahu web server pribadi mana saja yang sudah online dan publik ?

Google saja dengan : site:*.operaunite.com atau ini

– Bagaimana jika komputer anda sedang offline lalu ada teman yang mengaksesnya ? Jangan khawatir, opera unite telah menyediakan halaman yang berisi: “server ini sedang offline”

Iklan

Hal Menarik Terbaru Dari Opera Labs

April 27, 2009 4 komentar

Setelah menjajal Opera Turbo, kami ada kesempatan untuk mencoba produk labs lainnya dari Opera.

1. Browsing dengan kedipan mata

Lumayan asyik juga untuk senam wajah. Masalahnya akan muncul mirip masalah mouse gesture: secara tidak sengaja kita melakukan gerak yang diartikan Opera merupakan perintah. Kami telah mencobanya dan sering terjadi hal ini.

opera1

2. Standar terbuka Video Non Flash

Menambahkan video ke file html kita semudah ini:

<video controls=”controls” src=”some.ogg”>
Better to have backup content in case <a href=”some.ogg”>your video file</a>
doesn’t work for the user. Perhaps they don’t have a nice Ogg-playing browser.
Perhaps they don’t have the bandwidth for video. Perhaps they can’t see it anyway,
or just choose not to. You can add a <img src=”some.jpg” alt=”random picture”>
in the backup content, of course.
</video>

Tak diperlukan flash plugin untuk memutar video. Standar video pada HTML5 ini diproyeksikan untuk menjamin agar internet tetap bersandar kepada standar terbuka dan tidak tergantung pada hidup matinya suatu perusahaan tertentu.

3. Standar 3D di dalam browser

Begitu pula standar 3D turut disertakan pada edisi labs ini. Ini memungkinkan kita untuk membuat semacam Aero atau Compiz di dalam browser. Namun karena hal ini juga turut bergantung pada graphics card yang digunakan, maka efek 3D ini juga terbatas pada komputer yang support saja.

4. Akses Langsung ke Filesystem oleh Webbrowser.

Kalau ini agak aneh namun paling menarik, membuat browser bisa mengakses file sistem lokal secara langsung. Aneh karena pada web browser saat ini mengakses filesystem (direktori dan file) adalah hal yang mengundang potensi kerawanan pembobolan.

Namun kalau kita pikirkan ulang, jika saja hal tersebut disetujui oleh pemilik komputer, maka akses langsung ke filesystem akan mampu membuka peluang pembuatan aplikasi-aplikasi yang tak terbayangkan sebelum ini.

Misalnya, akses ke filesystem menggunakan konsep mount point akan membuat browser (client side) menjadi berfungsi sebagai … SERVER ! Dengan tingkat keamanan yang tetap terkontrol (hanya akses pada folder yang telah ditentukan). Bayangkan sebuah situs yang mendayagunakan komputer kliennya sebagai bagian dari server raksasa, persis seperti konsep peer to peer. Selama ini daya komputasi komputer klien seperti terbuang bukan ?

Dan mirip Google Gears, fitur ini juga membuka peluang menjalankan aplikasi web secara offline namun tak terbatas pada database, opera labs ini bisa mengakses seluruh tipe file (multimedia, dll).

Lainnya ? Tak terbatas. Akses filesystem ini membuat internet dan desktop menjadi menyatu dan membuat situs internet akan lebih responsif.

Bisa download disini. atau disini

Update : tulisan kedua tentang Opera Labs

Testing Opera 10 Turbo di PC Desktop

Maret 15, 2009 Tinggalkan komentar

Fitur utama yang menarik kami adalah Fitur Kompresi web site sehingga pemakaian bandwith kita jadi irit. Karena bandwidth lebih kecil, maka ada peningkatan persepsi kecepatan. Semakin lambat koneksi anda, semakin besar terasa percepatan aksesnya. Kompresi oleh server proxy opera hanya dllakukan terhadap static files, sedangkan dinamic files (java script, flash) tetap diproses oleh browser.

Teknologi yang dipakai mirip seperti Opera Mini. Yang berbeda adalah pada Opera Turbo, content web normal bisa diakses. Namun itu tidak berarti jka anda mengakses Youtube maka akan lebih cepat, karena Flash kontent tidak dikompresi.

Opera Normal:

Tampilan Opera Biasa

Tampilan Opera Biasa

Opera Turbo:

Opera Turbo

Opera Turbo

Jadi kualitas tampilan jadi berkurang.
Namun rata-rata penghematan bandwith sebesar 2,5 kali. Lumayan.

Kalau ingin testing juga (jumlah tester dibatasi), download ada disini

Opera Turbo mungkin lebih cocok untuk anda yang memakai koneksi lambat dan tidak mementingkan tampilan ….

Serangan Balik Firefox

September 4, 2008 1 komentar

Beberapa update penting dari kehadiran Chrome Web Browser :

Pertama.

Tidak mau kehilangan momentum sedikitpun, Firefox project 3.1b segera meluncurkan serangan balasan di arena web browser sejak kehadiran Google’s Chrome Web Browser. Hanya berselang 12 jam sejak kehadiran Chrome, team dari Firefox mempublikasikan kehadiran Update eksperimental dari java script engine-nya yang bernama TraceMonkey untuk mengalahkan engine V8 dari Chrome dalam memproses java script.

Kesimpulannya buat penggemar Firefox dan Chrome : sama-sama untung karena semakin mereka bersaing menjadi lebih baik, semakin nyaman pengguna dibuatnya: tetap gratis :). Masih ditunggu apa kata Opera menyikapi hal ini.

Kedua.

Ditemukan celah keamanan di Chrome yang akan mengijinkan automatic java applet berjalan di komputer client, tanpa disadari oleh pengguna. Celah keamanan ini sebenarnya berasal dari platform web kit yang dipergunakan Chrome, dan sudah pernah ditemukan juga pada browser Safari (telah di patch oleh Apple). Tetapi rupanya Chrome belum sempat menambalnya atau kelupaan di patch. Karena masih beta, tentu ini masih wajar. Mudah-mudahan versi berikut dan versi Mac/Linux telah menyertakan patch ini.

Ketiga : Mungkin Ini mengagetkan.

Setiap kali kita mengetikkan satu huruf di location bar di Chrome, maka huruf tersebut akan terkirim ke Google. Hal ini cukup mengganggu bagi orang yang terbiasa mengetikkan “kode rahasia” langsung di location bar. IOW, privacy dalam berinternet diubah secara significan oleh browser ini.

Apa artinya ? Google tahu dan mengoleksi data yang lebih lengkap mengenai aktivitas internet anda. Sebelum ini, Google hanya tahu aktivitas internet kita dari search box Google, dan script Google Analythic yang tersebar di banyak website. Selain itu Google mencrawl internet dengan mengikuti link-link yang ada di website, sekarang Google punya sumber data baru untuk memperluas crawl langsung dari penggunanya.

Google Chrome: Selangkah lagi menuju Google Operating System

September 2, 2008 Tinggalkan komentar

Setelah 4 besar browser IE,Firefox,Safari, dan Opera, kini dunia internet akan ketambahan satu browser lagi dari Google Corp yang akan dluncurkan besok atau hari ini (2 September 2008). Seperti biasa, beta version ini masih akan berjalan untuk platform Windows, menyusul Mac dan Linux di kemudian hari.

Mengapa butuh satu lagi browser jika Google juga telah terlibat dalam mozilla-firefox project ? Jawabannya adalah karena Google penuh dengan ilmuwan komputer. Inovasi akan selalu muncul jika memikirkan ulang mengenai apa yang kita sebut “kebenaran” sebagai “telah ketinggalan jaman”. Anda tentu ingat bagaimana Windows muncul ketika kita menyangka IBM akan merajai dunia PC dengan konsep IBM Compatiblenya. Selalu muncul pemain baru yang mengejutkan, terkadang mereka begitu sukses, terkadang kembali tenggelam.

Namun satu hal pasti, inovasi tidak akan pernah terhenti, darimanapun datangnya. Kali ini Google berinisiatif untuk memikirkan ulang dari konsepnya yang paling sederhana mengenai web-browser. Elemen-elemen kunci apa yang dibutuhkan dan mana yang tidak. Tujuannya jelas : bagaimana Google bisa turut membentuk masa depan internet, dan bukan sebaliknya.

Karena itulah, merk Google yang sederhana dan to the point, juga dipakai dalam browser ini. Lihatlah dalam screenshoot di atas yang mementingkan “isi” ketimbang “penampilan.”

1. Open Source, seperti yang dikatakan oleh Google sendiri dalam blognya, Web browser ini akan gratis-open source yang berguna menangkal isu monopoli market browser. Keuntungan yang didapat Google adalah platform yang lebih pro terhadap aplikasi-aplikasi web Google, menuju platform internet yang mendukung Google Operating System.

2. Java script engine yang baru disebut V8, yang fitur utamanya ialah process java script yang terpisah antara satu site dengan lainnya. Yang memungkinkan kita untuk “kill” process java script yang memakan resources komputer kita terlalu banyak sehingga mengganggu web site lainnya. Anda tentu pernah mengalami browser yang ‘hang’ bukan ? Tunggu dulu, kalau semua tab menggunakan resources terpisah, pasti akan banyak memakan memory bukan ? Untungnya tidak, karena V8 menggunakan manajemen memory yang mirip analoginya dengan RAM-Swap di windows atau linux. Jadi Working Tabs akan memperoleh prioritas utama, sedangkan tabs lainnya akan berjalan di background dengan alokasi memory sekecil mungkin. Perpindahan antar memory tabs berjalan secara gradual di belakang layar. Perbandingan antar browser dalam penggunaan memory ada disini. Meski demikian aplikasi pendukung yakni webkit sudah dipisahkan, jadi perbandingan ini sedikit tidak fair.

Bagaimana dengan memory fragmentation akibat seringnya buka-tutup tabs ? V8 telah dilengkapi garbage collector internal yang sejenis dengan gc di bahasa JAVA.

3. Tab Browser berada di atas, Address box berada di dalam tiap tab.

4. Auto Complete di address bar yang multi type:

5. Opera type thumbnail favourite/most visited web site


Bacaan lebih lanjut :

1. (Screenshoot lain)

2. Tempat rencana : Download

3. Hubungan Google dan Mozilla