Arsip

Posts Tagged ‘teknologi informasi’

Trend Internet Berikutnya

Januari 8, 2010 1 komentar

1. Insya’allah akan lebih banyak orang terhubung dengan internet terutama di Asia.

Saat ini total ada sekitar 1.7 Milyar penduduk bumi yang terhubung dengan internet dari sekitar 6.7 Milyar seluruh populasi. Separuh diantaranya menghuni kawasan Asia, namun penetrasinya masih di kisaran 20%. Sedangkan di Amerika sudah mencapai 70%-an.

Peluang pertumbuhan Asia akan lebih besar karena orang yg belum terhubung internet di kawasan Asia masih ada sekitar 2,5 Milyar orang dibandingkan amerika utara yang tinggal 100 juta orang.

2. Insya’allah internet akan semakin Wireless terutama melalui layanan mobile phone dan Wimax

Booming handset-handset berbasis data tahun 2009 lalu akan disusul meningkatnya konsumsi data itu sendiri. Selain itu banyak perangkat yang dibuat khusus untuk keperluan sensor (bukan suara, misalnya GPS device) akan meningkatkan pemakaian internet.

3. Insya’allah Internet akan semakin cepat

Serangkaian pembangunan jalur pita lebar di seluruh dunia akan meningkatkan kapasitas data jalur internet. Korea Selatan yang memimpin dalam perlombaan kecepatan akses data internet, masih merencanakan menambah 2 kali lipat kapasitas datanya. Begitu juga Swedia, UniEropa, Jepang, dan tak ketinggalan Indonesia.

4. Semakin banyak service untuk cloud computing, insya’allah akan meningkatkan penggunaan thin client.

Karena tidak diperlukan data storage lokal, maka device yang ringan dan murah(?) akan semakin membanjiri pasaran umum. Internet akan seperti sebuah komputer lokal, karena data di server internet semakin cepat diakses.

Iklan

Boot Linux Secepat Menghidupkan TV

Januari 8, 2010 Tinggalkan komentar

Selama ini ada 5 pendekatan utama untuk menghasilkan komputer linux  yang bisa boot secepat menghidupkan televisi.

1. Suspend to Disk

Cara kerjanya adalah menyimpan kondisi terakhir RAM atau memory ke dalam disk/swap. Ketika komputer dihidupkan kembali, proses boot normal tidak dilakukan, namun langsung mengcopy isi snapshot RAM tadi ke RAM kembali.

Karena tidak mendetek hardware dll, maka komputer bisa boot dengan cepat sekitar 10-15 detik di komputer manapun.

2. Nettop

Bisa ditemui pada banyak seri mobo Asus (P5Q Deluxe, P5Q-WS, P5Q3 Deluxe, and P5Q motherboards) yang mengembed custom linux dalam chip internal/flash rom. Antarmukanya langsung konek ke internet dan bisa sangat cepat karena hanya menyisakan driver yg diperlukan saja untuk hardware yang sudah tertentu.

Karena bisa boot dalam 5 detik dan masuk ke firefox juga sekitar 5 detik, Asus berharap ini akan memperpanjang persepsi terhadap umur baterai karena user akan cenderung mematikan komputer jika tidak membutuhkannya. Nantinya toh kalau ingin menggunakan komputer hanya butuh 10 detik untuk boot.

3. pendekatan Google Chromium OS: SSD based

Mengambil keuntungan dari kecepatan SSD yang tanpa rotating disk/motor. Dibantu Canonical yang sekaligus kokinya Ubuntu, Google bisa memperoleh 7 detik boot time sampai di antar muka login. Namun  Google lebih mementingkan security dibandingkan fast boot.

4. Moblin based

Caranya adalah dengan melakukan start graphic di 1/2 detik pertama proses boot. Sehingga boot terasa cepat karena GUI tampil lebih awal. Proses lainnya yg memakan waktu dilakukan di belakang atau secara asinkron. Hasilnya Moblin bisa boot dalam 5-6 detik. 

5. Filesystem khusus

Distro linux ini memang luar biasa. Bisa boot dalam kisaran 5 detik, padahal ini boot dari CD drive! Padahal akses CD drive itu 100 kali lebih lambat daripada SSD disk. Prinsip kerjanya mirip pendekatan suspend to disk, namun dengan modifikasi tertentu sehingga ia mampu boot dari sembarang komputer.

Sayangnya pembuatnya, Nakajima, masih ragu untuk membuka resepnya. Sampai sekarang. Padahal ditunggu-tunggu.

Mungkin ada rekan linuxer yang bisa menambahkan ?

Cerita Kecil Seputar Google Yang Jarang Diketahui (2)

Desember 30, 2009 3 komentar

Tulisan Pertama

1. Gaji Petinggi Google = $1

Banyak yang sudah mengetahui bahwa pendiri Apple, Steve Jobs bergaji hanya $1 per tahunnya. Namun tahukah anda bahwa Eric, Larry, dan Sergey juga berbagi skor sama untuk gaji tahunan mereka, yakni $1. Eksekutif top lainnya bergaji hampir 7 milyar rupiah per tahunnya.

gambar-meme-lucu-cak-lontong-duit

2. Traffic Masuk ke Google

Kebanyakan dari kita akan mendatangi Google dari toolbar browser kita, langsung ke Google, atau dari situs lain. Situs apakah yang paling besar mendatangkan traffic buat Google ? Ternyata (saat ini) facebook.com (3.7%), yahoo.com (2.93%), youtube.com (2.22%). Ternyata situs pesaing banyak mendatangkan traffic

3. Traffic Keluar dari Google

Sebaliknya, kemanakah Google paling banyak mengirim traffic ? Ternyata sama saja : 1.facebook , 2. yahoo.com, 3. youtube.com. Google mengirim balik sama besar. Impas.

4. Bill Gates memonitor Google

Ketika Bill Gates ditanya wartawan pada tahun 1998 mengenai ancaman terbesar buat Microsoft. Si wartawan berharap jawabannya adalah salah satu dari Netscape, Oracle, Sun, atau Apple. Namun jawaban Bill Gates ternyata ialah ia lebih khawatir terhadap orang muda yang tengah mengembangkan teknologi baru di garasi rumah mereka yang akan menghancurkan model bisnis Microsoft.

Menariknya, tahun itu Larry Page dan Sergey Brin, dua pendiri Google, tengah berjuang di antara komputer-komputer murah di sebuah garasi sewaan di kawasan dekat Stanford University dan mengembangkan Google.

5. Kekhawatiran Eric Paling Besar

Sebaliknya, ketika ditanya siapakah pesaing Google paling kuat saat ini, Eric dengan cepat menjawab Microsoft dan Yahoo. Namun Eric juga menjelaskan yang paling mengkhawatirkan dia adalah perusahaan startup yang mulai memasuki cloud computing (semua data ada di server web) yang tidak terantisipasi Google atau yang tidak termonitor Google. Ternyata sama dengan Bill Gates, Google khawatir dengan pemain baru yang tak diperhitungkan. Well, paling tidak yang ini sudah termonitor.

6. LP dan SB masih sering mengusili Eric

Suatu kali LP, SB, dan Eric Schmidt sedang diwawancara wartawan. Sambil wawancara santai, LP dan SB bermain mainan Lego (susun balok). Si wartawan bertanya apa yang sedang dibuat oleh dua pendiri. Sergey menjawab: “Rencananya sih mau bikin reaktor nuklir, tapi kok malah jadi robot bazooka ..”. Lain lagi dengan Larry: “Yuk, kita buat patung-patungan Eric”. Eric hanya diam penuh kedewasaan dan kebijaksanaan.

7. Sekali Waktu Eric membalas LP dan SB

Seorang wartawan bertanya kepada Larry Page dan Sergey Brin apakah ada perubahan besar ketika Eric Schmidt jadi CEO Google. Larry menjawab, “Ya, kami belajar satu sama lain”. Eric menimpali, “Butuh 6 bulan buat saya untuk belajar cara kerja di Google. Baru setahun kemudian saya mulai bisa memahaminya. Nah, ketika semua sudah saya pelajari, Larry dan Sergey merubahnya lagi…”.

Komputer Masa Depan: Konsep Tanpa Monitor

Desember 13, 2009 Tinggalkan komentar

Ujung jari sebagai pengganti mouse, klik dengan menyentuhkan jempol atau telunjuk ke object. Monitor menggunakan proyektor yang disorotkan kemana saja. Ke dinding, ke kertas, atau cukup ke telapak tangan. Di ransel atau kantong celana ada cpu pocket yang terhubung dengan jaringan internet. Tidak seperti Microsoft surface yang tidak portable, konsep ini justru mengutamakan mobilitas pengguna.

Video ini memperoleh standing applause cukup lama dan memang merupakan konsep yg menarik. Softwarenya akan opensource / free. Dan biaya alat hanya sekitar 350 dollar.

Yang kurang dari contoh video tersebut adalah masih bersliwerannya kabel-kabel. Pembuatnya adalah mahasiswa MIT. Konsepnya adalah membuat dunia nyata dan digital terintegrasi. Mirip cerita film Minority Report. Jadi membuat hidup anda sehari-hari menjadi komputer anda dan sebaliknya.

Misalnya anda menemukan tulisan menarik di majalah yang anda baca. Dengan alat ini cukup menunjuknya

dan memungutnya

(benar-benar memungut) kemudian anda letakkan dan buka di wordprocessor anda atau di blog anda yg tengah anda sorotkan di selembar kertas.

Kemudian anda menemukan object foto menarik. Yang anda lakukan adalah memotretnya dengan menggunakan … jari tangan anda.

Ingin menelepon ? Gunakan telapak tangan anda sebagai dial pad.

Ingin menonton berita ?

Ambil koran terbaru, membaca plus menyaksikan video tentang headline berita terbaru.

Google Meriset Quantum Komputer

Desember 11, 2009 3 komentar

Quantum Komputer adalah jenis chip processor terbaru yang diciptakan berdasar perkembangan mutakhir dari ilmu fisika (dan matematika) quantum. Singkatnya, chip konvensional sekarang ini perlu diganti dengan yang lebih baik.

Dengan kemampuannya yang unik, Quantum Chip menjadi kandidat utama untuk menggantikan server Google di kemudian hari. Dalam hitungan ilmuwan Google, besarnya pertumbuhan data yang dikonsumsi server Google dewasa ini akan melampaui kemampuan finansial Google sendiri dalam menyediakannya suatu hari (requires server farms so large that they can never be built).

Ilmuwan Google ini berbicara tidak hanya mengenai data teks, gambar, suara atau video saja. Melainkan juga mengenai bagaimana, misalnya, data video bisa diolah sebagai teks atau sebaliknya, atau bagaimana, misalnya, mengenali pola pada gambar yang membuat proses pencarian gambar menjadi lebih baik. Dan, tidak ketinggalan, bagaimana membuat komputer yang bisa belajar (Machine Learning) bahasa manusia (sehingga bisa menjawab pertanyaan manusia). Atau setidaknya mesin penterjemah yang lebih baik.

Contohnya pada kasus sederhana menebak password. Misalnya kita mencoba mencocokkan password tersebut dengan sebuah kamus berisi 1 juta kata, pada akhirnya akan ditemukan password yang benar. Namun itu setelah n kali percobaan. Dan n itu bisa 10 kali mencoba benar, atau bahkan 900.000 kali baru benar.

Kalau percobaan diulang berkali-kali maka dirata-rata jumlah percobaan adalah 50% dari isi kamus. Dan jika setiap percobaan membutuhkan 5 detik maka diperlukan 500.000 X 5 detik untuk mencobanya. Namun dengan pendekatan Quantum, akan ditemukan 99% benar setelah hanya 1000 kali percobaan. Jika ingin lebih pasti mengenai jawaban tersebut, ulangi saja beberapa kali. Mana yang lebih banyak, itulah yang benar.

Temuan ini sangat mencengangkan ilmuwan karena itu artinya, pekerjaan hitungan yang dulu komputer konvensional membutuhkan 3 tahun untuk menyelesaikannya. Sekarang cukup satu hari. Atau yg dulunya butuh 11 hari pengerjaan, sekarang cukup 1 detik!

Sempat dikira Hoax atau penipuan oleh masyarakat umum. Namun Google mengenali potensi Quantum Komputer ini karena secara ilmiah memang telah terbukti. Tinggal bagaimana mewujudkannya.

Dengan menggandeng D-Wave Computer yang akan menyediakan chips terbaru ini, Google mulai menggunakannya secara terbatas pada skala laboratorium.

Dalam demo produk labnya ini Google akan menunjukkan kepada masyarakat ilmiah bagaimana komputer akan diperintah mencari sebuah mobil di Google street View hanya dengan menunjukkan contoh-contoh fotonya (engineering synthetic intelligence). Mirip memerintah anjing pelacak untuk mencari drugs dengan hidungnya.

Algoritma yang sama telah diterapkan pada produk lab Google yakni Google Image Swirl dimana secara cerdas komputer bisa menentukan dan mengelompokkan mana gambar mobil Jaguar dengan mana gambar binatang Jaguar. Atau misalnya mana kelompok gambar buah Apel dengan kelompok gambar komputer apple.

Lini Produk Baru Google: LivingStories

Desember 10, 2009 1 komentar

Daripada ngurusin Rupert Murdoch, Google memilih untuk meluncurkan lini produk baru http://livingstories.googlelabs.com/ bekerjasama dengan NewYork Times dan WashingtonPost. NY Times adalah koran paling besar no. 3 di USA dan merupakan koran yang paling banyak memenangkan Pulitzer Prize. Sedangkan WP adalah koran yang terkenal karena bisa membongkar skandal WaterGate-nya Richard Nixon. LivingStories adalah upaya Google untuk menyajikan dengan cantik berita-berita hangat dengan memanfaatkan kecanggihan internet dibelakang layar. Kami menyukai LivingStories karena ada fitur “time line” yang menyajikan tonggak-tonggak penting perkembangan suatu topik dalam grafis yang sederhana. Dengan demikian kita bisa memiliki perspektif ketika membaca sebuah topik.

Mirip antar muka Google, antar muka LivingStories juga sederhana. Mungkin memikirkan para pengguna Mobile yang membutuhkan kesederhanaan antar muka. Meski demikian support untuk tipe media yang modern seperti flash juga ada. Sehingga rasanya, membaca “koran” Google ini cocok dengan kata-kata “sederhana tapi kaya”. Hidup sederhana tapi sebenarnya kaya.

Strategy Google vs Microsoft (5)

November 25, 2009 3 komentar

Bersamaan dengan ramainya berita tentang ancaman Rupert Murdoch untuk menarik (delisting) semua link dalam situs-situs jaringan Fox dari index Google, muncul pula berita tentang inisiatif Microsoft untuk membayar jaringan Fox News untuk link-link mereka bisa ditampilkan dalam index Bing Search Engine.

Padahal, ambillah contoh ini. Fox News sendiri mengambil berita dari blog tetangga -secara gratis- yang Google juga dengan mudah bisa mengindexnya. Sehingga rasionalitas di balik ancaman Rupert Murdoch ini memang lemah adanya. Banyak juga berita Fox News sendiri yang tidak original/eksklusif.

Bukan merupakan hal aneh karena Microsoft dan Google memang bersaing untuk menancapkan kaki di masa depan dalam bisnis software dan internet. Setidaknya sejak Bill Gates (yang saat itu masih duduk sebagai Chairman Microsoft) mendadak memanggil para petinggi Microsoft untuk membahas iklan lowongan kerja Google yang mencari enginer-enginer yang ahli di bidang operating system.

“Anak-anak ini tidak hanya sekedar membuat search engine, mereka sedang membuat pesaing baru buat kita…”, demikian ungkap Bill Gates dengan nada tinggi.

Sejak saat itu, Microsoft mulai menempatkan Google sebagai salah satu perusahaan pesaing yang dimonitor terus menerus tiap langkahnya. Setiap langkah -kecil maupun besar- akan direspond secara setara oleh Microsoft.

Yang menarik, strategy head to head Microsoft terhadap dengan Google ternyata acap kali bertepuk sebelah tangan. Banyak langkah Google yang tidak didasari persaingannya dengan Microsoft. Nampaknya Google lebih percaya bahwa Microsoft is the past, and we, Google, is the Future. (So we are not in the same time frame).

Ambil contoh ketika Google meluncurkan Chromium, esoknya Ballmer membalas dengan perang psikologis bahwa Windows7 telah sukses di pasaran melebihi dari versi-versi Windows sebelumnya. Namun apakah respon Google ? No-thing. Google tidak membalas, karena memang Chromium diluncurkan bukan untuk menyaingi Windows. Google membuat Chromium karena Google percaya masa depan membutuhkan operating system yang open source dan semua berbasis web. Karena itu porsi/peran operating system dalam Chromium memperoleh tempat sangat minimal (boot maksimal 7 detik, hampir secepat menghidupkan TV). Google lebih mementingkan platform ketimbang kernel. Seluruh platform Chromium dibuat berbasis web.

Jadi Chromium dibuat untuk mengisi ceruk kecil dalam bisnis software yang di kemudian hari diharapkan akan membesar. Segmen pasar orang yang mengutamakan kecepatan, komunikasi, dan mobilitas di atas fungsi komputing yang berat adalah pasar dari Chromium. Anda tidak bisa mengharapkan Chromium untuk mengerjakan pekerjaan desain grafis berat atau mengkompile program baru anda. Tetapi kalau anda ingin berfacebook ria, sekedar surfing untuk cek email atau nonton youtube, maka Chromium dengan cepat dan tepat akan menyajikannya untuk anda.

Saat ini strategy Microsoft membentur Apple di segmen atas (premium)

dan menabrak Google di segmen bawah (low cost). Keduanya bekerja efektif membuat datar pendapatan Microsoft yang menembak segmen pasar yang berada di antaranya.

Update:

Google meluncurkan Living Stories