Arsip

Posts Tagged ‘Youtube’

Top 8 Youtube Indonesia 2015 (Most Viewed)

Oktober 24, 2015 Tinggalkan komentar

Bagaimana mungkin seorang ibu rumah tangga biasa memperoleh pendapatan ratusan juta per bulan via Youtube mengalahkan team professional penghasil konten video klip ternama ?

—-

Gagasan segar menanti anda yang tengah berjuang masuk ke industri musik Indonesia:

Saat ini, membuat video clip teaser untuk target rekaman di Jakarta bisa dilakukan oleh siapa saja. Dan jika dirasa membuat recording/album adalah langkah yang biasa dilakukan oleh talent-talent musik dari daerah untuk menaklukkan ibukota, maka membuat Youtube Channel adalah cara baru yang tidak harus canggih untuk menembus pasar musik, minus pembajakan, plus pendapatan yang luar biasa dari bisnis model yang baru. Bacalah lebih lanjut, anda mungkin akan terkejut dengan temuan kami dalam daftar ini.

Contoh Video Music yang dibuat secara serius oleh pemuda dari kota dingin Malang (perhatikanlah elemen2nya).

—-

Daftar ini dibuat berdasar statistik terakhir Oktober 2015. Channel Musik/corporate sengaja kami drop dari daftar karena kategori mereka termasuk terlalu canggih. 🙂

Top #8. lastdayprod / LastDay Production

Digawangi Guntur, Tia, dan Edho Zell adalah sekelompok anak muda kreatif yang bermula dari pertemanan mereka di Universitas Pelita Harapan Jakarta. Tia adalah seseorang yang sempat heboh dikenal publik karena menjadi korban penusukan brutal oleh teman satu kampusnya.

Menariknya LDP sempat mengalami blockir oleh Youtube karena laporan/flag serius dari masyarakat. Namun dalam 2 hari bisa aktif kembali. [false flag]

Ciri videonya berkualitas tinggi dan dibuat secara serius meskipun kontennya sendiri ringan bergenre drama komedi.

Content       : Original Content, Social Experiment, drama singkat yang lucu

Daftar           : Mar 19, 2014

Subscriber   : 333,544 subscribers

Views            : 66,804,831 views

Pendapatan :

(Asumsi keaktifan monetizing network mulai setahun yang lalu jika melihat top videonya)

7 bulan Tanpa Network = $9.844 (Asumsi $0.8/1000 views dgn ad views rate 50%)

Dengan Network 1 tahun = $49.224 atau $3.100/bulan atau Rp.34juta/bulan (Asumsi $3.5/1000 views, karena network yang diikuti bukan First Class Network/hanya sub network dgn ad views rate 30%)

Top 7. 2ell / Edho Zell

Mendeklarasikan diri sebagai Youtuber Indonesia. Sehari-harinya ia adalah seorang professional MC di Jakarta. Edho Zell juga berkolaborasi dengan LastDay Production.

Content       : Original Content, Parodi, Comedy

Daftar           : Nov 23, 2006

Subscriber   : 371,353 subscribers

Views            : 71,225,501 views

Pendapatan :

(Asumsi keaktifan monetizing network mulai setahun yang lalu jika melihat top videonya, juga diasumsikan mayoritas views berasal dari 19 bulan terakhir)

Tanpa Network 8 tahun = $10.500 (Asumsi $0.8/1000 views, dgn 50% ad views)

Dengan Network 1 tahun = $52.481 atau $4.000/bulan atau Rp.44juta/bulan (Asumsi $3.5/1000 views, karena network yang diikuti bukan First Class Network/hanya sub network dgn 30 ad views rate)

Top 6. surgawi

Content: Lagu lawas Indonesia, pop, dangdut lawas, lagu Jawa, dan rekaman TV,

Daftar            : Aug 7, 2007

Subscriber   : 40,991 subscribers

Views            : 71,913,453 views

Pendapatan : $0 (questionable content)

Top #5. 89939893116992b

Content: Rekaman TV, cak Lontong, OntheSpot dll

Daftar            : Jan 17th, 2014

Subscriber    : 129,532 subscribers

Views            : 100,291,182 views

Pendapatan : $0 (saat ini channel tsb telah dihapus Youtube karena pelanggaran hak cipta)

Top #4. rilham2new

Content        : Lagu Indonesia

Daftar            : May 29, 2007

Subscriber    : 29,617 subscribers

Views            : 100,652,020 views

Pendapatan : $0 (Menggunakan video bercopyright, 3 top video (Ungu, Wali, Letto) sudah didelete oleh Youtube)

Top #3. mynurseryrhyme1

Content         : Lagu anak Nursery

Daftar             : Apr 7, 2014

Subscriber    : 0 (Private)

Views            : 262,810,484

Pendapatan : $0 (nampaknya sulit dimonetisasi, karena banyak menggunakan karakter bercopyright)

Top #2 Qonny Q

Qonny Q berprofesi sebagai seorang dokter.

Content        : Upin Ipin, Keislaman.

Daftar            : Jun 14, 2010

Subscriber    : 230.046 subscribers

Views            : 291.198.526 views

Pendapatan : $0 (Content adalah hak cipta Jaringan Youtube Lepasque)

Top #1 LifiaTubeHD

Adalah seorang ibu rumah tangga berasal dari Pekanbaru Riau yang merekam aktivitas bermain 2 putrinya. Setelah mencoba beberapa tipe konten maka Kids Activity menjadi pilihan utamanya. Video pertamanya diunggah setahun yang lalu dan mengumpulkan 70juta views, sedangkan video paling populernya mampu mencapai 134 juta views.

Dengan dibantu suaminya yang seorang berlatarbelakang IT dari UNRI Riau bernama Aedi Kuswara, sang ibu bisa menembus puncak Youtube channel Indonesia bahkan mampu mengalahkan channel branded terkenal seperti Musica atau Nagaswara!

Tak sampai setahun rutin mengunggah videonya, channel ini menarik perhatian Youtube Partner kelas dunia untuk bergabung dalam jaringannya. Dan tanggal 20 Oktober 2015, LifiaTubeHD memperpanjang kontrak dengan First Class BBTV Network yang berbasis di Kanada. Adalah jaringan youtube terbesar kedua di dunia setelah Fullscreen Network.

Content Youtube Channelnya: mainan, merekam ketika anak membuka kotak mainan, belajar pakai jilbab, merekam anak ketika main mandi bola, dll

Daftar                     : 4 Maret 2014

Subscriber             : 230.046 subscribers

Total Views            : 323.456.230 views

Total Pendapatan :

7 bulan tanpa network = $6.500 (asumsi $0.8/1000 views dgn 50% ad views)

12 bulan dgn network = $240.000 (asumsi $7/1000 views dari first class network dgn 30% ad views)

$246.500 atau $20.550/bulan atau $226 juta/bulan secara rata-rata (kurs Rp.11rb). Wow! Setara dengan gaji menteri :). Tentunya mereka sekeluarga sekarang sudah pindah ke rumah barunya yang cukup mewah.

—-

Perbandingan views Top Youtube channel Indonesia dgn Top Channel dunia (PewDiePie) adalah 1/30 kalinya.

Jadi disaat yang sama, PewDiePie menghasilkan $616.666 setiap bulannya, atau sekitar Rp.6.7 Milyar per bulan.

—-

Dari manakah Network memperoleh pendapatannya jika mereka membagi hasil dengan channel hampir 90% ?

  1. Mereka memperoleh minimal sekitar 10% dari bagi hasil
  2. Mereka melakukan tuntutan hukum kepada pencuri kontent di jaringan mereka. Ini 100% dimiliki oleh Network.

—-

Mengapa channel/user berpendapatan $0 juga dicantumkan dalam daftar ini ?

Untuk memberikan gambaran kepada anda mengenai jenis konten yang pernah dicoba dan gagal dalam monetisasi.

—-

Elemen video yang disukai Youtube: (seperti tampak pada video di atas)

  1. Terdapat keterangan mengenai hak cipta video.
  2. Menggunakan musik latar belakang yang diperbolehkan/Creative Common/karya sendiri.
  3. Ucapan terimakasih di akhir video/attribution.
Iklan

YouTube Mulai Tinggalkan Adobe Flash

Januari 21, 2010 2 komentar

Bergabung dalam manajemen Google membuat Youtube mengikuti strategi Open Web dari Google. Setidaknya ini tercermin dalam peluncuran testtube, yakni subset domain Youtube yang diperuntukkan untuk menguji HTML5 video tag support.

Karena masih testing, maka baru hanya Chrome, Safari versi 4 keatas, dan IE yang dipasangi Chrome Frame yang didukung. Sedangkan codec video yang ditransmisikan baru terbatas pada format H.264. Ogg Theora belum didukung oleh youtube. Itu artinya firefox dan opera belum bisa dipergunakan dalam masa testing ini karena baru support video tag Ogg Theora. 😦 lemes deh ..

Untuk ke depannya youtube menjanjikan support codec yang lebih luas sehingga lebih banyak browser bisa dipergunakan. Youtube harus mengkompile ulang seluruh videonya agar bisa support Ogg Theora.

Setidaknya ada 2 hal berbeda dari eksperimen youtube ini dibandingkan youtube default sekarang:

1. tampilan awal tiap video ada logo HTML5

2.  kalau di klik kanan, yang muncul pop up window default browser, jadi bukan lagi pop up Adobe Flash Player.

Update 22 Januari 2010:

– Selain meluncurkan labs produk berupa HTML5 support, Youtube juga meluncurkan serangkaian perbaikan untuk situsnya. Diantaranya, mulai menanggalkan huruf “R” pada kata FREE menjadi “FEE” untuk beberapa video tertentu, terutama video clip musik. Juga mengubah pola rating video dari 5 stars rating ke pola sesederhana Like Or Not. 

– Youtube juga melakukan testing terhadap antarmuka youtube yang baru. Setelah feather style yang ringan sukses diujicoba tempo hari, sekarang perubahan lebih besar dilakukan lagi. Yakni mengubah pola navigasi kita di dalam situs Youtube. Ingin mencoba ? Coba disini.

– Meskipun HTML5 sudah diujicobakan di Youtube, namun butuh waktu yang lama untuk menyingkirkan standar tertutup Adobe Flash.

– sehari setelah youtube, vimeo juga turut meluncurkan support untuk HTML5.

Strategi Google vs Microsoft (3)

Agustus 6, 2009 2 komentar

Senada dengan tulisan kami sebelumnya mengenai strategi Google vs Microsoft, dua berita terakhir mengenai deal barter Yahoo-Microsoft yang mengindikasikan kecenderungan Microsoft untuk ‘bergabung’ dengan internet (dan bukan melawannya), lalu berita Chrome OS terbitan Google dan akuisisi Google terhadap On2 technologist sebagai ‘pilihan mandiri’ terhadap perkembangan internet  menunjukkan indikasi bahwa Google tengah berproses menuju percepatan open web standard.

Karena Microsoft bergabung dengan internet, Google dan strategi open web adalah jawaban atas masa depan internet. Kami berkeyakinan, sepanjang Google berpihak kepada open web maka revenue mereka akan terus tumbuh seiring pertambahan pengguna internet.

Apakah teknologi kompresi video yang dibeli Google dari On2 akan di-opensource-kan ? Tentu belum tentu :). Namun setidaknya hal ini mengindikasikan bahwa Google akan terus memperbaiki kualitas video youtube yang dianggap jelek untuk video high definition  dan perlahan tapi pasti melepas ketergantungan decoder video flash tertutup dari Adobe yang membuat Google hrs membayar 5 juta dollar setiap tahunnya (Youtube nampaknya menggunakan teknologi kompresi H.264 atau variasinya). Yang menarik, dengan pembelian On2 ini, sekarang Adobe malah menjadi client Google, karena ternyata Adobe membeli lisensi teknologi On2 untuk kompresi video flash.

Jika Youtube menggunakan teknologi On2 terbaru untuk video flashnya, maka penghematan bandwith secara rata-rata adalah s/d 40%.

pro2

Dan apakah Google tidak merugi dengan membeli On2 sebesar 100 juta dollar atau 20 kali lipat pengeluarannya di youtube? Mungkin tidak kalau melihat bahwa jumlah lisensi terjual dari teknologi On2 adalah sebesar 2 milyar licensi (jadi Google kulakan 0,05 dollar per lisensinya). Rupanya licensi On2 tidak hanya ada di web video, melainkan juga pada mobile devices. Nampaknya Google malah diuntungkan.

Selain Adobe, pelanggan On2 yang lain adalah Sun Microsystems for Java-FX, Skype for video conferencing dan Move Networks for delivering high definition web TV (HDTV di web).

Catatan penting lainnya adalah berita mengenai testing support HTML5 pada browser Chrome yang menjadi awal dari penerapan video tag pada elemen HTML untuk menjadi alternatif terhadap standar video tertutup flash.

Way to go Google !

Youtube Masih Merugi

April 9, 2009 2 komentar

Credit Suisse memperkirakan tahun 2009 ini, Youtube masih akan merugi operasional  sebesar $470 juta dollar. Dengan pendapatan sebesar $250 juta dollar dan biaya operasional sebesar $711 juta dollar. Google Corp dengan pendapatan sebesar 16 Milyar dollar tahun lalu, mungkin masih sanggup menanggung rugi tersebut.

youtubeWOOD

Mungkinkah Youtube dibiarkan rugi agar Hollywood tidak offensif terhadap Youtube ? Ataukan Google menghindari pola umum hak cipta yang mengharuskan setiap video yang ditayangkan setidaknya membayarkan 70% pendapatan kepada pembuatnya ? (seperti yang terjadi pada Hulu.com)

Masalahnya, tidak seperti Hulu, content Youtube kebanyakan terdiri dari video non professional yang sulit untuk menetisasi. Dan jumlahnya meningkat secara geometri, setiap saat jumlahnya lebih banyak daripada content pro yang bisa dipasang iklan.

Situasi ini menuntut segera untuk diatasi. Setidaknya karena resesi ekonomi, maka bisnis periklanan juga sedang drop tak bisa terlalu diandalkan. Maka alternatif model bisnis yang killer seperti adsense thd Google search, harus segera ditemukan oleh Google.

Ataukah Google akan meniru langkah Hulu (dengan kerjasamanya dengan Sony) ?

Perang Pembajak vs Hollywood

Februari 6, 2009 Tinggalkan komentar

Setelah berusaha menggunakan format terkode teknologi DVD, yang segera dibalas oleh cracker dengan membuat decoder DVD. Fakta baru muncul yakni potongan klip DVD dari film Batman terbaru yang dipotong 9 menitan dan di publish di internet via situs internet China yang terkenal sulit penuntutan hukumnya. Padahal Warner Brothers sedang memfokuskan pengawasan setiap langkah peredaran film Dark Night, malah kecolongan.

Hollywood sebelumnya telah bergerak menuntut Youtube untuk memfilter content-content ber hak cipta di situsnya. Setelah Youtube berhasil dipegang, para pembajak malahan meluncurkan FULL CLIP dari film-film terbaru Hollywood di situs Supernova Tube atau situs lainnya. Tidak seperti Youtube yang membatasi durasi clip, supernova tube membolehkan pengguna untuk upload full clip panjang sekalipun.

Nilai kerugian produsen diperkirakan mencapai 40 s/d 50 persen. Misalnya film serial TV NBC Heroes yang ditonton 10 juta orang per episode nya, ternyata telah didownload sebanyak 5 juta pada saat yang sama di situs torrent.

Kesulitan utama produsen untuk mencegahnya yakni bahwa para pembajak selalu berhasil menghilangkan jejak di balik proxy berlapis (anonim sender).

Belum lagi masalah free-proxy yang dibuat untuk membuat no ip tertentu menjadi milik umum, sehingga sulit untuk mencari pelakunya. Sama persis dengan jika anda memakai komputer warnet. Penyidik bisa kehilangan jejak disini. Biaya dan waktu yang dikeluarkan menjadi tak bisa diterima. Bingung khan?

Faktor kedua yang menyulitkan adalah konsumen internet memang mencari produk-produk tersebut bukan untuk tujuan mencuri, namun karena anggapan streaming itu berbeda dengan downloading. Mereka beranggapan streaming tidak membajak karena sama dengan nonton TV. Jadi demand memang ada. Lain soal kalau mereka kemudian memutuskan menyimpannya di harddisk.

Yang tidak bisa diatasi adalah protocol torrent yang melibatkan jaringan begitu banyak pengguna yang saling berbagi bandwidth untuk mendownload materi illegal. Apakah akan menuntut semua orang yang tersebar di seluruh dunia? Sulit dijawab.

Jadi Hollywood menang melawan pembajak di sektor video clips, namun malah kalah telak di Full Length DVD. Perang Hollywood terhadap para pembajak hak intelektual seolah tak pernah berakhir.appletv

Karena masalah seperti ini Steve Jobs dari Apple melihat peluang dengan meluncurkan iPod dan sebentar lagi iTV (kalau isunya benar). Jadi pembajak akan dihadapkan pada hardware, bukan lagi software. Namun masalah lain muncul karena pihak produsen berkeberatan karena membuat mereka tergantung kepada Apple. Buktinya mereka meluncurkan product yang bekerja sama dengan SanDisk justru untuk meretas dominasi Apple.

Kapankah Google Menggantikan Posisi Microsoft ?

Oktober 27, 2008 1 komentar

Kejayaan Microsoft nampaknya memang telah memasuki tanda-tanda akhir dari siklusnya. Setelah gagal di Vista dan ditolak Yahoo, laporan penjualan laptop kuartal dari Amazon menyebutkan penurunan produk-produk berbasis Microsoft akibat dari peningkatan penjualan Mac dan Linux NetBook. Trend mingguan terakhir di lapangan menunjukkan trend penurunan penjualan produk Microsoft juga semakin dipicu oleh melemahnya perekonomian di seluruh dunia akibat krisis keuangan global. Bagaimana perkembangan persaingannya dengan Google ? Meskipun masih dalam skala tahun, namun trend pergeseran menunjukan indikasi ke arah keunggulan Google.

Dari tabel trend di atas dapatlah disimpulkan bahwa pendapatan Microsoft cenderung flat sedangkan pendapatan Google cenderung meningkat. Jika trend ini terus berlanjut, maka selambatnya 3 tahun lagi Google akan mampu menyamai Microsoft.

Bagaimana dengan upaya bisnis internet dari Microsoft ? Google semakin tak terkejar. Dengan trend flat di pihak Microsoft. Terakhir Microsoft meluncurkan produk Cloud Computing Azure (Beta) yang dihadapkan langsung dengan Amazon AWS, namun Google Apps Engine selambatnya Maret 2009 juga akan meluncurkan platform baru selain python yang diperkirakan berupa Java Compatible Apps Engine atau PHP atau Ruby and Rails. Dan untuk lebih menambah kusutnya peta persaingan , platform facebook-apps-microsoft juga disaingi oleh yahoo-apps yg akan diluncurkan awal November 2008 ini.

Apakah Google juga terpengaruh krisis Global ? Tentu saja karena bisnis Google berskala Global. Namun Strategi Google yang memasuki pasar Mobile Phone (Android) diperkirakan mampu membawa trend positif ke depan karena skala pengguna handphone yang 3 kali lipat pengguna PC. Selain itu arus kas masuk dari YouTube mulai menunjukkan trend peningkatan.

Apakah bisa terjadi lebih cepat ? Bisa Anda perkirakan sendiri dari fakta berikut : 1. Google memulai bisnisnya 4 tahun setelah Microsoft memulai online bisnis. 2. Bisnis Online Microsoft menyumbang hanya 11% dari total pendapatan Mirosoft. 3. Google Apps Engine dan layanan Office yang terintegrasi disediakan gratis, sedangkan pendapatan utama Microsoft adalah dari penjualan Microsoft Office dan dijual pada harga premium.

Youtube (tidak) Kena Hack !

September 24, 2008 Tinggalkan komentar

Kalau uang sudah bicara, bahkan Youtube pun bersedia diacak-acak situsnya oleh perusahaan lain. Kejadian ini “menimpa” salah satu folder di situs Youtube. Yang disewa Nintendo untuk promo lini Game terbarunya di konsol Wii.

Kami selalu tertarik dengan teknologi iklan yang unik. Efek kejutan dari iklan eperiencewii ini memang bisa memberi pengalaman seperti apa game yang akan dimainkan. Teknologi yang dipakai lagi-lagi Adobe AIR. Peluncuran seri game terbaru untuk konsol Wii ini, dibuat lain dari biasanya karena bersamaan dengan hari ulang tahun Nintendo yang ke 119.

Perusahaan yang awalnya memproduksi permainan kartu ini, telah menjelma menjadi perusahaan multinasional dan menduduki peringkat 10 dunia untuk perusahaan software.

Linknya ada disini.